Tangani Wabah Covid-19, Kelangsungan Perekonomian Juga Harus Menjadi Perhatian

oleh -150 views
oleh
banner 750x250

Satya Bhakti Online – Tebingtinggi | Kiranya penanganan Covid-19 juga harus memperhatikan kelangsungan perekonomian.

Demikian ditegaskan Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM terkait penekanan beberapa hal untuk mengendalikan Covid-19 di Kota Tebingtinggi.

Saat itu, Sabtu (07/08) malam, usai Rapat Vidcon yang digelar secara virtual di Aula Mapolda Sumatera Utara, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menuturkan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edi Rahmayadi dan Kapolda Sumut  (Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak) menekankan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan Covid-19 yang diantaranya yakni, penguatan posko satgas, kedisiplinan menggunakan masker, tingginya mobilitas masyarakat, peningkatan razia yustisi secara stasioner dan mobile serta memperbanyak tempat isolasi terpusat.

Menanggai itu, kepada Satgas Covid-19, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan memerintahkan untuk memperbanyak posko di tempat-tempat keramaian guna meningkatkan kedisiplinan kepada masyarakat untuk menerapkan prokes 5M.

“Perkantoran dan pusat-pusat keramaian harus selalu dihimbau agar tetap disipilin prokes 5M,” tegas Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Terkait itu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menilai, tingginya mobilitas masyarakat yang menjadi perhatian.

“Yang menjadi perhatian adalah tingginya mobilitas masyarakat ini harus dipikirkan secara baik, mengingat aktivitas ekonomi yang tetap harus berjalan, namun pencegahan penyebaran Covid-19 tetap dilaksanakan secara baik” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Dalam hal ini, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengingatkan, pertama kali yang harus diperhatikan dalam penanganan Covid-19 adalah kelangsungan perekonomian.

“Sesuai arahan gubsu, kiranya penanganan harus tetap memperhatikan sektor perekonomian dan ini menjadi tantangan kita bersama,” tutur Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Sebelumnya secara virtual, Gubsu Edi Rahmayadi untuk Sumatera Utara, pemakaian BOR (Bed Occupancy Rate)/ tingkat keterisian tempat tidur adalah 64 persen.

Selain itu, Gubsu Edi Rahmayadi mengungkapkan, sangat mengkhawatirkan dengan 1.500 yang terpapar dan tingkat laju angka kasus Covid-19 saat ini sangat tinggi dibandingkan provinsi lain.

Walaupun begitu, Gubsu Edi Rahmayadi menegaskan, penanganan covid-19 tetap memperhatikan perekonomian.

“Bagaimana kita mengurangi mobilitas masyarakat dan mengendalikan kondisi Covid-19 tapi tidak mengganggu kondisi riil ekonomi. Silahkan atur diwilayah masing-masing, sehingga tidak menjadi satu persoalan baru. Dalam hal ini,  selain ekonomi berjalan, masyarakat juga harus sehat,” ungkap Gubsu Edi Rahmayadi.

Sementara, saat Rapat Vidcon yang digelar secara virtual di Aula Mapolda Sumatera Utara diikuti Gubsu (Edi Rahmayadi), Kapolda Sumut (Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak), Pangdam I/ Bukit Barisan (Mayjen. TNI Hasanuddin, S.IP, MM) bersama seluruh unsur Forkopimda Kabupaten/Kota di wilayah Sumatera Utara.

Sedangkan saat virtual meeting digelar di Ruang Kerja Walikota Tebingtinggi, dihadiri Kadis Sosial (Drs. Khairil Anwar, M.Si), Plt. Kepala BPBD (Drs. Wahid Sitorus), Kadis Perhubungan (Manahan Guntur Harahap, S.STP. M.Si), Plt. Kasatpol PP (YB. Hutapea), Plh. Kadis Kesehatan sekaligus Jubir Covid-19 (Dr. Henny Sri Hartati), Kabid Komunikasi Diskominfo (Iswan Suhendi, S.STP., M.Si), Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD (Legino S.E., M.Si) dan Kasubbag Otda dan Kerjasama (Rizki Safitri). (SBO-33/YF)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

 

Renungan :

“Lihat dan rasakanlah kuasa dan keagungan Sang Pencipta.”

 

banner 750x250
Bagikan ke :