Wujudkan Kerjasama Gereja Dengan Pemerintah, Rombongan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli Audiensi Dengan Walikota Tebing Tinggi

oleh -140 views
oleh
banner 750x250

SATYA BHAKTI ONLINE- TEBING TINGGI | Merupakan wujud kerjasama gereja dan pemerintah dan merupakan suatu kesempatan yang sangat baik, rombongan pengurus HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli berkunjung dan beraudiensi dengan Walikota Tebingtinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM.

Saat itu, Kamis (24/2/21) di Ruang Kerja Walikota Tebingtinggi, Gedung Balai kota, Lantai IV, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM berkesempatan menerima kunjungan rombongan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi dengan memperkenalkan program kerjasama gereja dan pemerintah.yang diakhiri berfoto bersama Walikota Tebing Tinggi, H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Kepada rombongan yang dipimpin Pimpinan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi, Pdt. Fritz Sihombing itu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menghaturkan Selamat Datang dan Selamat Bertugas di Distrik XIV, Tebing Tinggi.

Dalam pertemuan itu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menuturkan, mengurus gereja dengan 3 wilayah yakni, Serdang Bedagai, Batu Bara dan Tebing Tinggi, cukup memakan energi.

Secara perlahan, tapi mantap terukur dan terarah, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan kemajuan HKBP luar biasa.

Tekait pembangunan gereja, kantor, rumah ephorus, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan berharap, mudah- mudahan semua itu bisa terlaksana dengan baik.

“Mudah – mudahan semua bisa berjalan dengan bagus dan lancer,” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Namun, menghadapi pandemic covid 19 yang hingga kini masih berlangsung, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan, banyak hal aktifitas  terhambat didalam melaksanakan ibadah, bakan beberapa waktu lalu sempat tidak melaksanakan ibadah.

Walaupun begitu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menuturkan, dengan adanya modifikasi teknologi, aktivitas pelaksanaan ibadah dapat dilakukan secara virtual dan mengkombinasikan virtual dan tatap muka sebagaimana yang dilakukan pada perayaan Natal Oikumene.

Terkait pelaksanan kegiatan, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan dan meminta untuk bersama-sama untuk selalu melakukan protokol kesehatan (prokes) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan juga menyampaikan dan meminta untuk melakukan identifikasi para jemaat yang dalam hal ini bila ada  terpuruk ekonominya akibat Covid-19 dengan menyampaikannya sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke Pemko Tebing Tinggi.

Dalam hal ini, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan berharap, agar bersama-sama mengatasi ekonomi yang mungkin morat-marit dan tidak terpuruk sama sekali.

“Jangan sampai nanti juga pendidikannya tidak bisa terlaksana,” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan lagi.

Untuk itu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan kembali berharap untuk bersama-sam focus kepada kesehatan dan pendidikan jemaat.

Sementara itu, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan, Pemko Tebing Tinggi juga mengharapkan dan menyampaikan agar para Pendeta mau divaksin.

“Tolong didata dan serahkan pada kami, sesuai data urut dan kemampuan vaksinasi kita,” tutur Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Dikarenakan baru sebanyak 2.400 vaksin yang disalurkan ke Tebing Tinggi, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan, pihaknya mengutakan vaksin tersebut diperuntukkan kepada pihak yang sering berhubungan dengan masyarakat.

“Kami harap ibadah tatap muka, protokol kesehatan tetap dijaga sebaik-baiknya. Mudah-mudahan kita terhindar dari Covid-19, tapi kalau sudah dikembangkan dengan sistem daring, itu bagus. Kalau ada jemaat yang terpukul karena Covid-19 ekonominya dan tak pernah terima bantuan bisa disampaikan kepada kami. Mengenai vaksin surat dari Bapak, dapat sampaikan kepada kami” tutup Walikota.

Terkait ibadah di gerja, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan, Pemko Tebing Tinggi bisa bersinergitas kepada gereja.

“Silahkan lakukan ibadah tapi dengan catatan kita ada PPKM. Tidak kita berlakukan satu kota sekarang, tapi satu kampung. Kalau ada disitu ada kena Covid-19, berarti memang harus stop kegiatan tatap muka,” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Terkait “tidak satu kota”, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan HKBP harus lihat kondisi daerah dari pada di gereja itu tadi.

“Jadi kalau banyak Covid-19 stop, tapi kalau tidak banyak silahkan saja tatap muka berlangsung,” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan lagi.

Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengungkapkan, 2020 dan 2021 ini merupakan tahun yang sangat terpukul.

Pasalnya, ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan, dana pemerintah, khusunya Pemko Tebing Tinggi habis dipergunakan untuk Covid-19.

Selain itu, bantuan dari pusat dikurangi yang berlanjut ke 2021 yang dalam hal ini, hampir 20 persen dana APBD  kami terpotong, sekarang kurang 100 milyar. Bagi kota ini terasa sekali. Kami juga harus pandai berhemat. Ekonomi harus jalan. Kesehatan dan pendidikan harus jalan. Kita perlu meyakinkan pada masyarakat, bahwa apa yang kita kerjakan prioritas” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan mengakhiri penuturannya. (SB33/YF)

 

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

banner 750x250
Bagikan ke :