Walikota Tebing Tinggi Dimohon Bantu Pembinaan modal usaha Para Penyandang Dishabilitas Ditengah Pandemi Covid-19

oleh -135 views
oleh
banner 750x250

SATYA BHAKTI ONLINE – TEBINGTINGGI | Ditengah pandemi Covid-19 yang hingga kini masih mewabah, Walikota Tebingtinggi kembali diminta dan dimohon agar para penyandang Dishabilitas yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penyandang Dishabilitas Indonesia (PPDI) Kota Tebingtinggi mendapatkan bantuan yang bermanfaat dan bisa dimanfaatkan, yakni pembinaan modal usaha untuk dapat meningkatkan taraf kehidupan keluarga penyandang dishabilitas.

Demikian diungkapkan Ketua DPC PPDI Kota Tebing Tinggi, Ahmad Sorimuda Silaban pada acara silaturahmi para pengurus harian DPC PPDI Kota Tebing Tinggi bersama beberapa para Jurnalis Media Online dan Cetak yang bertugas di wilayah Kota Tebingtinggi sekitarnya.

Menurut Ahmad Sorimuda Silaban, silaturahmi itu  terselenggara atas prakarsa pengelola Warung Kopi PABSI yang akrab disapa Bung Zoel guna menjalin keakraban dan saling menjaga unsur kesenjangan diantara kita sesama manusia dan juga dapat memperhatikan para penyandang cacat atau Penyandang Dishabilitas, khususnya di Kota Tebingtinggi.

Saat itu, Sabtu (27/3/21) sekira pukul 10.40 WIB di Warung Kopi PABSI, Kompleks Perkantoran BP7, Kota Tebingtinggi, didampingi Nurmiati (Sekretaris) dan Ilham Suhaemi (Bendahara), Ketua DPC PPDI Kota Tebing Tinggi, Ahmad Sorimuda Silaban mengakui bahwa selama ini perhatian dari Pemko Tebingtinggi khususnya Dinas Sosial memang sudah membantu 40 persen kepada para penyandang Dishabilitas yang berada dalam organisasi PPDI Kota Tebingtinggi.

Namun, guna meningkatkan taraf kehidupan keluarga penyandang dishabilitas ditengah pandemic Covid-19 yang hingga kini masih mewabah, Ahmad Sorimuda Silaban meminta dan bermohon kepada Walikota Tebing Tinggi untuk kembali member bantuan yang bermanfaat dan bisa dimanfaatkan, yakni bantuan pembinaan modal usaha.

Selain itu, kepada pihak penegak hukum, Ahmad Sorimuda Silaban berharap dan meminta agar menertibkan para penyandang dishabilitas yang sengaja didatangkan dan dieksploritasi ke suatu daerah keramaian pengunjung dan dipersimpangan lampu merah oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab guna merengguh keuntungan pribadi khususnya di Kota Tebingtinggi.

Kepada para oknum yang memanfaatkan penyandang dishabilitas itu, harus ditindak tegas,” ungkap Ahmad Sorimuda Silaban.

Dalam hal ini, Ahmad Sorimuda Silaban menegaskan, penyandang dishabilitas itu, bukan harus hidup dalam belas kasihan.

kami penyandang dishabilitas ini juga berhak untuk hidup normal seperti yang lainnya dan mampu mandiri menghidupi keluarga, tegas Ahmad Sorimuda Silaban mengakhiri uraiannya kepada awak media. (SB32/SMS-SB33/YF)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

banner 750x250
Bagikan ke :