Satukan Presepsi Cegah Tawuran Pelajar, Kapolsek Balige Pimpin Rapat Koordinasi

oleh -209 views
oleh
banner 750x250

SATYA BHAKTI ONLINE – BALIGE |

Untuk menyatukan presepsi mencegah terjadinya tawuran antar siswa SMA/SMK sederajat yang ada di wilayah hukumnya, Polsek Balige gelar rapat koordinasi.

Saat Rabu 27 Juli 2022 sekira pukul 10.00 WIB di Mako Polsek Balige, rapat koordinasi tersebut dipimpin Kapolsek Balige (AKP Agus Salim Siagian) dengan didampingi Kanit Reskrim Polsek Balige (Iptu E Siahaan) dan Kanit Intel Polsek Balige (Bripka Erwin Situmorang).

Adapun saat rapat koordinasi yang dihadiri Camat Tampahan (Freddy Panjaitan S.Sos), Batuud Koramil 17/Balige (Pelda A Sitorus), Sekcam Balige (Lamtiur Debataraja SE) dan para Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat yang ada di wilayah hukum Polsek Balige serta personil Polsek Balige, Kapolres Toba (AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SIK, SH) melalui Kapolsek Balige (AKP Agus Salim Siagian) mengungkapkan, perlu ada formula yang disusun bersama dalam menindak aksi tawuran pelajar tersebut.

“Tawuran ini semua tindak kriminal ada didalamnya. Ada narkoba, miras dan ada juga pencurian,” tutur Kapolsek Balige itu.

Karena itu, melalui pertemuan itu, kepada semua pihak Kapolsek Balige (AKP Agus Salim Siagian) meminta untuk mencari konsep bersama mencegah dan mengurangi tawuran pelajar di wilayah hukum Polsek Balige.

Sementara itu, atas saran dalam pembahasan rapat tersebut disepakati yakni,

  1. Akan dibuat Pembinaan/Sosialisasi Sadar Hukum Langsung oleh Polri yang dalam hal ini agar secepatnya di bentuk Posko di Soposurung yang terdiri dari para personil Satpol PP, Dishub, Polri dan TNI.
  2. Petugas Dishub Kabupaten Toba mengatur alur lalu lintas satu arah pada saat jam masuk dan jam pulang sekolah.
  3. Di setiap sekolah dibuatkan Parenting School yang melibatkan orang tua, guru dan Polri.
  4. Melaksanakan sosialisasi hukum, bahaya narkoba, sex bebas dan peraturan lalu lintas.
  5. Agar tidak bersamaan, diatur jam pulang sekolah.
  6. Melibatkan Polri pada saat Penerimaan Siswa Baru yang dalam hal ini saat menggelar Masa Orientasi Siswa (MOS).
  7. Perlu dibuat spanduk tentang Pasal dan UU yang sering dilanggar para siswa sekolah, seperti pasal tentang perkelahian, knalpot blong dan tidak pakai helm.
  8. Sebelum kegiatan proses belajar mengajar, dilaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing.
  9. Agar dilaksanakan Razia Kasih sayang pada saat jam belajar yang melibatkan Satpol PP, Polri dan TNI serta perlu dilaksanakan Razia Tempat Kost anak Sekolah

Untuk diketahui, digelarnya rapat koordinasi tersebut guna menindaklanjuti peristiwa perkelahian antara pelajar SMA BTB Balige dan SMK PGRI 07 Balige yang terjadi Sabtu tanggal  23 Juli 2022 lalu di depan Alfamidi Soposurung Balige Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Adapun tujuan dari rapat koordinasi tersebut, untuk melihat sejauh mana langkah-langkah yang sudah diambil oleh pihak terkait dalam menyikapi kejadian perkelahian antar siswa

SMA BTB Balige dan SMK PGRI 07 Balige serta menemukan solusi dan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu, kesimpulan hasil rapat koordinasi tersebut, diantaranya disepakati agar semua pihak sama – sama ikut serta dalam upaya pencegahan tawuran anak sekolah.

Dalam hal ini, Kapolsek akan berkoordinasi dengan Pihak Satpol PP, Dishub dan UPT Dinas Pendidikan setingkat SMA dan SMK.

Salain itu, dengan maksud sebagai bahan Masukan Polri kepada Pemkab Toba, Kapolsek akan Melaporkan kepada Kapolres untuk mengambil langkah – langkah ke depan demi menyelamatkan Generasi Penerus Bangsa. [Rel]

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

“Untuk memahami gambaran yang besar, kita harus bertemu dengan Sang Pelukis Ulung.”

banner 750x250
Bagikan ke :