Saling Tukar Informasi, Sosialisasi dan Cegah Polarisasi Pemilu, Polri-Dewan Pers Sepakat Jalin Kerjasama dan Membuat MoU

oleh -194 views
oleh
banner 750x250

SATYA BHAKTI ONLIONE – JAKARTA |

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Dewan Pers Indonesia (DPI) sepakat jalin kerjasama dan  membuat Memorandum of Understanding (MoU) untuk pertukaran informasi, sosialisasi dan edukasi mencegah polarisasi saat Pemilihan Umum (Pemilu).

Demikian terungkap dalam pertemuan Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo) dengan Dewan Pers Indonesia, Selasa 21 Juni 2022 di Mabes Polri.

Terkait pertemuan itu, Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo) menuturkan, pertemuan itu membahas beberapa tantangan ke depan yang akan dihadapi sehingga kemudian dibutuhkan kesepahaman terkait dengan pemberitaan.

Selain itu, ungkap Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo), pertemuan itu juga membahas 11hal-hal yang saat ini dilaksanakan Polri dan biasa dikenal dengan cooling system untuk mencegah terjadinya polarisasi yang akan memecah-belah persatuan anak-anak bangsa yang dalam hal ini biasanya muncul karena penggunaan politik identitas pada saat pemilu.

Untuk itu, ungkap Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo), dalam pertemuan itu, Polri dan Dewan Pers sepakat untuk memberikan pendidikan literasi tentang bagaimana bersama-sama menjaga politik yang sehat.

“Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar, kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita,” tutur mantan Kabareskrim Polri yang kini menjabat Kapolri itu.

Dalam hal ini, tegas Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo), persatuan dan kesatuan sangat dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ketidakpastian akibat dampak global.

Dengan kekuatan persatuan dan kesatuan, tegas Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo) lagi, maka Indonesia bisa menghadap situasi perkembangan global dan mempertahankan posisi dan eksistensi Indonesia di kancah dunia.

“Terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan Dewan Pers, dan kami akan terus bersinergi untuk melakukan hal-hal yang terbaik untuk dukungan kemitraan antara pers, rekan-rekan media dan kepolisian, karena kita sama-sama selalu berada di lapangan, bersama baik dalam situasi yang tentunya butuh keberadaan kita,” pungkas Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo).

Sementara itu, Ketua DPI (Azyumardi Azra) menekankan, dalam menghadapi Pemilu 2024, Dewan Pers dan Polri memiliki keinginan yang sama, yakni, menjaga kohesi sosial atau keutuhan sosial.

“Kita ingin masyarakat kita tidak terpecah belah, dan oleh karena itu kita di Dewan Pers berharap agar kawan-kawan media tidak memakai diksi-diksi yang memecah belah anak bangsa yang selama ini masih dipakai, kita harapkan itu tidak dipakai lagi,” ungkap Ketua DPI itu.

Dalam hal ini, Ketua DPI (Azyumardi Azra) berharap, adanya peningkatan kualitas jurnalistik dalam rangka menjaga dan mencegah terjadinya penyebaran berita hoaks atau informasi bohong yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa.

Karena itu, ungkap Ketua DPI (Azyumardi Azra), Dewan Pers bersama-sama dengan Polri ingin meningkatkan kualitas jurnalistik.

Diakhir penuturannya itu, Ketua DPI (Azyumardi Azra) berharap, pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang berdasarkan pada jurnalisme yang terverifikasi jadi, bukan dilakukan oleh orang-orang yang menggunakan jurnalistik untuk kepentingan tertentu, seperti kepentingan ekonomi dan lainnya. [RED]

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

 

Renungan :

Meskipun tidak terlihat, Tuhan itu ada dan tidak akan pernah meninggalkan kita yang senantiasa menanti dengan tangan terbuka serta senantiasa siap untuk membantu kita dimasa kesukaran.”

banner 750x250
Bagikan ke :