Kini, Teknologi Informasi Menjadi Tantangan Generasi Muda

oleh -173 views
oleh
banner 750x250

SATYA BHAKTI ONLINE – TEBING TINGGI | Teknologi informasi kini menjadi tantangan bagi generasi muda.

Demikian ditegaskan Walikota Tebingtinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM pada saat pembukaan Pemantapan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara OKP dan Ormas Kota Tebingtinggi.

Saat itu, Kamis (25/3) di Gedung Mangamputua Tebingtinggi, Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan menuturkan, saat ini, bangsa kita menghadapi berbagai tantangan dalam dan ancaman luar negeri yang dapat menggerus kekuatan Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan, kedepannya, tantangan itu akan semakin besar terutama karena gelombang perkembangan teknologi informasi, Sains banyak memberikan manfaat kepada kita.

Namun, ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan, disisi lain, kalau kita tidak bisa menguasai dan kendali dengan baik maka bisa berdampak negatif kepada kita.

“Kemajuan teknologi informasi saat ini membuat arus informasi sangat cepat menyebar dalam skala lokal dan global. Informasi dari suatu Negara dengan hitungan detik dapat diketahui individu di negara lain melalui perangkat teknologi yang dimiliki setiap orang lain,” ungkap Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Menurut Walikota, peran generasi muda sangat besar dalam melakukan wawasan kebangsaan, meneguhkan jati diri sebagai bangsa yang memegang teguh Pancasila dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Dalam hal ini, tegas Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan, pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat, akan mampu membentengi diri dari paham dan ideologi luar yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita ketahui bersama sama bahwa, paham dan ideologi dari luar negeri seperti liberalisme, kapatalisme, komunis dan radikalisme bercorak agama yang diimpor dari luar menjadi ancaman keutuhan bangsa,” tutur Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan.

Bahaya lainnya, tutur Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan lagi, adalah berkembangnya paham yang menyuburkan sikap fanatisme sempit separatisme radikalisme dan terorisme, paham-paham seperti itu masuk memanfaatkan celah keterbukaan dan kebebasan informasi.

“Masa depan bangsa Indonesia ada di tangan anak-anak muda. Kekuatan dan keutuhan bangsa ini sangat ditentukan oleh kemampuan kaum muda yang sangat ini sangat sedang menempa diri menjadi pemimpin masa depan kita membutuhkan generasi yang mampu mengaktualisasikan nilai wawasan kebangsaan yang berpedoman kepada Pancasila UUD 1945 NKRI dan bhineka tunggal Ika,” ujar Walikota.

Masih ujar Walikota H. Umar Zunaidi Hasibuan, pemahaman pada hakikatnya berbangsa yang tercantum dalam wawasan kebangsaan tersebut harus ditanamkan dalam diri generasi muda sejak dini kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk menanamkan dan memantapkan wawasan kebangsaan bagi generasi muda sehingga mampu menjadi patriot yang menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Sementara itu, kegiatan tersebut dihadiri, Dandim 0204/DS diwakili Kasdim (Mayor inf Totok Triyanto), Kaban Kesbangpollinmas (Zubair Harahap SH), Kadis PMK Sriwahyuni dan para peserta pelatihan Bela Negara. (SB-33/YF)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

banner 750x250
Bagikan ke :