Dinilai Lambat Dibenahi, Lubang di Dusun 4, Desa Bangun Rejo “Siap” Menelan Korban

oleh -194 views
oleh
banner 750x250

SATYA BHAKTI ONLINE – DELI SERDANG | Lubang di pinggir jalan Limaumungkur, Dusun 4, Desa Bangun Rejo, hingga kini masih menganga dan siap menelan korban.

Ironisnya, hingga kini pula, selaku pemerintah setempat, Misno yang dalam hal ini pejabat Kepala Desa (Kades) Bangun Rejo, tidak dapat berbuat banyak untuk membenahi kondisi lubang yang tepatnya berada didepan suatu perusahaan yang tidak mempunyai plang nama perusahaan itu.

Herannya lagi, kondisi lubang yang sudah dinilai rawan “makan korban” itu, dianggap hal yang biasa.

Terkait itu, Kades Bangun Rejo, Misno membantah dirinya tutup mata dan telinga atas keberadaan dan kondisi lubang yang ada di wilayah pemerintahannya itu.

Terkait keberadaan dan kondisi lubang yang ada di wilayah pemerintahannya itu, Misno mengungkapkan, pada 2020 lalu, pihaknya mengupayakan menurunkan pihak dari Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang untuk membenahi keberadaan dan kondisi lubang itu.

“Hal tersebut, sudah mulai dikerjakan, ungkap Misno melalui pesan WhattApp (WA).

Namun, ungkap Misno lagi, dengan melayangkan surat kepada Bupati Deli Serdang, Camat Tanjung Morawa dan Kepala Desa Bangun Rejo, pihak perusahaan yang berada di lokasi lubang itu, keberatan lubang itu dibenahi.

Saat ditanya alasan keberatan perusahaan yang tidak memiliki plang nama perusahaan itu, Misno tidak menjawab.

Namun, saat ditanya nama perusahaan yang keberatan lubang itu dibenahi, Misno hanya menjawab PT. LII.

Sementara itu, merasa prihatin atas kinerja Pemdes Bangun Rejo yang terkesan lambat untuk membenahi keberadaan dan kondisi lubang itu, wargapun bertindak cepat.

Dalam hal ini, merasa prihatin dan khawatir akan keselamatan warga yang melintas, Senin (31/5), Dian Siregar, warga Dusun VI, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, berinisiatip membenahi keberadaan dan kondisi lobang yang sudah dinilai rawan “makan korban” itu, dengan menyumbangkan material dan membangun pagar sebagai penghalang agar tidak ada korban yang terjatuh kelubang itu.

Sementara itu, Kadus V, VI danVII Desa Bangun Rejo yang hadir saat pengerjaan pagar itu, menyampaikan salam dan terima kasih dari Kades Bangun Rejo, Misno atas partisipasi yang membantu pemerintah desa.

Untuk diketahui, kondisi lubang itu terpantau terbilang parah dan sudah rawan menelan korban.

Dari pantauan di lokasi, terlihat kondisi lubang yang berada di depan perusahaan yang tidak memiliki plang nama perusahan itu, berdiameter sekira 3 meter dan siap menelan korban.

Kondisi lubang yang siap menelan korban itu, akan lebih rawan jika masuk ke malam hari.

Paslanya, penerangan jalan yang dianggap kurang memadai, membuat para pengedara motor dan mobil yang melaju dengan kondisi kencang membuat lubang tersebut tidak terlihat.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, beberapa warga setempat sempat memperbaiki lubang itu dan memberi tanda dan penghalang. (SB-04/MR)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

RENUNGAN :
Pada setiap kesempatan, 
ungkapkanlah kepada orang yang kita kasihi, 
betapa berartinya dia bagi kita.”

banner 750x250
Bagikan ke :