Tabrak Pintu Ruang SPKT Dengan Sepeda Motor, Pelaku Sempat Hendak Menabrak Petugas

oleh -772 views
oleh
Tabrak Pintu Ruang SPKT Dengan Sepeda Motor, Pelaku Sempat Hendak Menabrak Petugas
Tabrak Pintu Ruang SPKT Dengan Sepeda Motor, Pelaku Sempat Hendak Menabrak Petugas
banner 750x250
  • Pelaku Diketahui Hendak Menikah Untuk Ketiga Kalinya

SATYA BHAKTI ONLINE | PEMATANGSIANTAR –

Ternyata, selain menabrak pintu masuk ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pematangsiantar, seorang Ibu Rumah Tangga bernama Fitri Arni Matondang (FAM) (23) warga Jalan Hok Salamuddin, Kelurahan Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun yang nekad masuk menerobos Markas Polres Pematangsiantar itu sempat hendak menabrak petugas.

Terkait kejadian  yang terjadi Senin (21/3) sekira pukul 07.25 WIB itu, itu, Kapolda Sumut (Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjutak) memaparkan, kejadian itu berawal saat petugas sedang melakukan pengamanan lalu lintas pagi dan FAM datang dengan mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Sutomo.

Saat melintas, tutur Kapolda Sumut (Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjutak), FAM hendak menabrak petugas.

Untungnya, ungkap Kapolda Sumut (Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjutak) hal tersebut tidak terjadi yang selanjutnya petugas mengejar FAM hingga masuk ke Polres Pematangsiantar dan menabrak ruang SPKT.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan polisi, diketahui FAM berencana hendak menikah untuk yang ketiga kalinya atas permintaan suami FAM setelah FAM ditalak suaminya yang kedua itu.

Namun, permintaan pernikahan tersebut tidak diterima oleh orang tua FAM.

Setelah berpisah dengan suami keduanya, perubahan perilaku FAM semakin memuncak.

Padahal, FAM rajin melaksanakan ibadahnya dan dalam sehari-harinya, FAM sering mendengarkan ceramah-ceramah dari YouTube dan meminta kepada orangtuanya untuk mendengarkan.

Menurut orangtua FAM, perilaku FAM itu berbeda dari sebelumnya.

Kini, Tim Psikologi Polda Sumut masih mendalami penyebab FAM hingga berperilaku berubah drastis.

“Saat ini kita (polisi, red) coba mendalami penjelasan yang bersangkutan lebih dalam,” ungkap Kapolda Sumut (Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjutak).

Atas kejadian itu, Kapolda Sumut (Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjutak) menegaskan, tidak ada jaringan teroris usai kejadian itu.

Kini, FAM dan motornya yakni Honda Scoopy dengan No. Pol BK 5856 TAK, diamankan polisi.

Selain itu, petugas juga memeriksa rumah FAM di Jalan Hok Salamuddin, Kelurahan Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun yang hasilnya, petugas tidak menemukan adanya benda-benda yang berkaitan dengan jaringan terorisme.

“Yang jelas kita tidak temukan buku-buku yang berkaitan dengan teroris di rumah yang bersangkutan,” pungkas Kapolda Sumut (Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjutak).

Seperti diketahui, Senin (21/3), suasana di Mapolres Pematangsiantar seketika saja mencekam pasca adanya aksi seorang wanita yang menabrak pintu masuk ruang SPKT Polres Pematangsiantar.

Akibatnya, pintu masuk SPKT Polres Pematangsiantar itu hancur berkeping-keping.

Saat itu, aksi yang menghebohkan personel Polres Pematangsiantar tersebut berlangsung sekira pukul 06.30 WIB pagi. [RED]

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

 

Renungan :

“Kita akan dikasihi karena kejujuran kita.”

banner 750x250
Bagikan ke :