Bersihkan Diri Dari Dugaan Memperkaya Diri Dengan Menipu, Para Oknum Kepling Di Kelurahan Pekan Dolok Masihul Suruh Orang Temui Korban

oleh -1,014 views
oleh
Ilustrasi
banner 1000x300

SATYA BHAKTI ONLINE.COM [SERGAI] Hingga kini, dugaan memperkaya diri/kelompok dengan menipu oleh para oknum Kepala Lingkungan (Kepling) di Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) masih berbuntut panjang.

Kali ini, setelah warga melayangkan laporan berupa Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Polres Sergai yang diterima personil Sium Res. Polres Sergai tertanggal 24 Januari 2022 lalu, kini para oknum Kepling di Kelurahan Pekan Dolok Masihul itu, berusaha membersihkan diri dari dugaan memperkaya diri dengan cara menipu warga, sebagaimana yang terpapar dalam Dumas yang dilayangkan warga itu.

Surat Pernyataan Tidak Keberatan yang dikonsep terlebih dahulu yang selanjutkan warga diminta menandatanganinya

Hebatnya lagi, untuk membersihkan dirinya dari dugaan  memperkaya diri dengan cara menipu warga itu, para oknum Kepling di Kelurahan Pekan Dolok Masihul itu, menyuruh seseorang menemui warga yang dalam hal ini merupakan korban penipuan para oknum oknum Kepling di Kelurahan Pekan Dolok Masihul yang diduga untuk memperkaya diri/kelompok.

Adapun kepada orang suruhannya itu, para oknum

banner 1000x300

Kepling di Kelurahan Pekan Dolok Masihul itu menugaskan orang suruhannya itu agar warga menandatangani surat pernyataan tidak keberatan yang sebelumnya sudah dikonsep dan telah dibubuhi dengan meterai.

Padahal, sebelumnya para warga sudah membuat pernyataan keberatan.

Junaidah (47) yang akrab di kenal dengan Ida Kacuk

Adapun orang suruhan para oknum Kepling di Kelurahan Pekan Dolok Masihul itu diketahui seorang wanita bernama Junaidah (47) yang akrab di kenal dengan Ida Kacuk.

Dalam kesehariannya, Ida Kacuk diketahui mengaku sebagai oknum wartawan.

banner 1000x200

Selain itu, Ida Kacuk juga diketahui sebagai penjual jasa kepada masyarakat untuk mengurus keperluan warga di BPJS dan BPN.

Sementara itu, kepada awak media ini, Minggu (6/2/22), saat menjalankan tugasnya yang diberikan oknum para Kepling di Kelurahan Pekan Dolok Masihul agar warga menandatangani surat pernyataan tidak keberatan yang terlebih dahulu dikonsep itu, Ida Kacuk mengaku dirinya hanya sebagai penengah.

Dalam hal ini, Ida Kacuk mengaku dirinya dimintai tolong oleh para Kepling untuk mendatangi warga dan meminta warga  menanda tangani surat pernyataan tidak keberatan di pungut biaya oleh Kepling kepada warga.

Atas perbuatannya itu, Ida Kacuk mengaku dirinya menyadari perbuatannya itu akan menimbulkan “jebakan” secara hukum kepada warga.

Terkait pengakuannya yang mengaku orang media alias wartawan itu, Ida Kacuk mengaku dirinya memang orang media alias wartawan.

banner 1000x300
Bagikan ke :