SATYA BHAKTI ONLINE – TEBINGTINGGI | Rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-71, Kodim 0204/DS (Deli Serdang) bersama Polres dan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menggelar program vaksinasi secara serentak.
Saat itu, Senin (28/06), dengan tema “Serbuan Vaksinasi Kodim 0204/DS” ,vaksinasi itu digelar secara serentak di 9 Puskesmas yang ada di Kota Tebing Tinggi.
Dalam hal ini, Dandim 0204/DS Letkol.Kav.Jackie Yudha, S.Sos,MHan mengungkapkan, serbuan vaksinasi adalah program pemerintah pusat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
Untuk itu, kepada masyarakat, Letkol.Kav.Jackie Yudha menghimbau untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.
Guna menghindari kerumunan, Letkol.Kav.Jackie Yudha menuturkan, TNI-Polri dan Pemko Tebingtinggi bersama dengan petugas Puskesmas akan melakukan vaksinasi secara terus-menerus yang saat ini dilakukan sevara serentaj di 9 puskesmas. T
“Bapak Presiden sudah menyatakan sendiri pada tanggal 25 Juni lalu, bahwa seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dihimbau menggunakan vaksin, dengan target per hari 1 juta vaksin. Kita sebar ke-9 puskesmas untuk menghindari kerumunan dan agar masyarakat tidak terlalu jauh menjangkau kegiatan vaksinasi. Kita akan melakukan stimultan terus-menerus, bergandengan tangan Pemerintah Kota, TNI dan Polri. Teriring doa, semoga kita diberi kesehatan dan semoga pandemi ini segera berakhir,” tutur Dandim 0204/DS mengakhiri.
Sementara itu, Walikota Tebingtinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mengungkapkan, pada vaksinasi di 9 puskesmas itu, Kodim 0204/DS menyumbang 1.000 vaksin yang kesemuanya itu merupakan bagian untuk mengejar target program vaksinasi.
“Kita harus ucapkan terimakasih kepada Kodim 0204/DS karena perhatian kepada warga Kota Tebing Tinggi sangat tinggi. Kodim hari ini menyumbang 1.000 vaksin, ini pertama, berikutnya akan terus-menerus Kodim mengadakan. Kemarin Polres (Sabtu,red.), semua untuk mengejar target,” tutur Walikota, H. Umar Zunaidi Hasibuan.
Terkait pelaksanaan vaksinasi, Walikota, H. Umar Zunaidi Hasibuan meminta agar masyarakat yang dalam hal ini calon penerima vaksin, harus jujur akan kondisi tubuh.











