Aroma Memperkaya Diri Kembali Tercium Menyengat di Perangkat Kelurahan Pekan Dolok Masihul

oleh -1,753 views
oleh
banner 1000x300
  • Penyaluran Dana BLT UMKM di Pekan Dolok Masihul Diduga Jadi Ajang Memperkata Diri

SATYA BHAKTI ONLINE.COM [DOLOK MASIHUL] – Bila sebelumnya aroma memperkaya diri tercium dalam pengurusan pengurusan sertifikat surat tanah melalui jalur Program Nasional (Prona), kini aroma memperkaya diri kembali tercium di Kantor Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten, Serdang Bedagai.

Kali ini, dari hasil penelusuran awak media, aksi memperkaya diri itu, diketahui dan diduga dilakukan oknum perangkat Kantor perang Kelurahan Pekan Dolok Masihul dengan memanfaatkan jabatan dan kewenangan sebagai Kepala Lingkungan untuk pengurusan penerimaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) di bidang UMKM dari pemerintah untuk masyarakat yang pendaftaran melalui online.

Untuk melancarkan aksi memperkaya diri sendiri dan kelompoknya itu, oknum Kepling Kelurahan Pekan Dolok Masihul itu, bekerjasama dengan oknum petugas Bank selaku penyalur dana Program BLT.

Adapun dalam Program BLT di bidang UMKM itu diketahui, pemerintah menyalur dana bantuan kepada masyarakat di massa pandemi senilai Rp 1.200.000 ke rekening masing-masing masyarakat (warga, red) yang terdaftar dan masuk dalam kriteria.

banner 1000x300

Selanjutnya, mengetahui dirinya menerima dana bantuan itu, masyarakatpun berbondong-bondong mendatangi Bank BRI selaku pihak penyalur dana batuan itu.

Bahkan, untuk medapatkan dana bantuan dari pemerintah dimasa pandemi Covid-19 itu, masyarakat rela mengantri dengan waktu yang cukup lama dan datang dari subuh sebelum Bank BRI itu buka.

Kondisi inipun, dimanfaatkan olah para oknum yang salahsatunya para oknum Kepling Kelurahan Pekan Dolok Masihul untuk memperkaya diri dengan penawaran mempercepat penerimaan dana bantuan itu.

Untuk diketahui, dalam penawaran itu tidaklah cuma-cuma alias gratis, melainkan para warga dimintai sejumlah uang oleh oknum Kepling Kelurahan Pekan Dolok Masihul senilai Rp.300 ribu hingga Rp.500.000.

banner 1000x200

Jadi, bila diperhitungkan, maka jumlah dana bantuan yang diterima warga senilai Rp.1.200.000 itu, berubah menjadi di kisaran Rp.900.ribu hingga Rp.700 ribu.

Hal tersebut diungkapkan beberapa warga kepada awak media, beberapa waktu lalu.

Dalam pengungkapan itu, warga mengungkapkan, dengan alasan dana bantuan UMKM miliknya (warga, red) itu telah diambil langsung, seorang oknum Kepling VI di Kelurahan Pekan Dolok Masihul telah memotong alias menyunat dana bantuan.

banner 1000x300
Bagikan ke :