Ironisnya, Camat Sebajadi (Muryani, SE) yang datang dan melihat situasi kerumunan di lokasi pembagian bantuan beras itu juga tidak melakukan tindakan apa-apa dan membiarkan kerumunan warga itu terus berlangsung hingga dirinya (Muryani, SE) meninggalkan lokasi lokasi pembagian bantuan beras itu.
Sementara itu, saat di konfirmasi soal adanya pembagian bantuan beras yang digelar di Kantor Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Sergai, Kades Pulau Gambar (Mimbar) membenarkan hal tersebut.
Namun saat dikonfirmasi soal ketidakhadirannya saat pembagian bantuan beras yang digelar di kantornya (Kantor Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Sergai, red) itu, Kades Pulau Gambar (Mimbar) mengungkapkan, pihak Kantor Pos yang dalam hal ini penyelenggara pembagian bantuan beras itu, tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Desa dan mengabaikan himbauan Kades yang dalam hal ini dengan maksud menghindari kerumunan warga dan menerapkan prokes.
Padahal, ungkap Kades Pulau Gambar (Mimbar), untuk menghindari kerumunan warga dan menerapkan prokes, Kepala Dusun (Kadus) juga sudah membuat jadwal pelaksanaan pembagian bantuan beras itu.
“Namun, semuanya itu diabaikan pihak Kantor Pos selaku penyelenggara, sehingga terjadi kerumunan warga dan mengabaikan prokes dan himbauan 5M dari pemerintah,” tutur Kades Pulau Gambar itu.
Menanggapi itu, Kepala Kantor Pos Galang, Ikhsan Siagian menjelaskan sebelum kegiatan pembagian bantuan beras itu dilaksanakan, pihaknya (Kantor Pos, red) sudah ada pemberitahuan ke Pemerintah Desa Pulau Gambar, baik secara lisan dan online.
Semuanya itu, ungkap Ikhsan Siagian, bertujuan agar seluruh elemen pemerintah dapat bekerja sama dalam menjaga prokes saat pelaksaanan bantuan beras itu, berlangsung. (SBO-20/ARS)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
Iman dapat diperoleh kembali di setiap kali kita berpaling kepada Tuhan dengan sikap percaya.”










