Gelar Sosialisasi Larangan Membakar Hutan dan Lahan, Polsubsektor Pelalawan Taja Kerjasama Dengan Berbagai Pihak

oleh -902 views
oleh
banner 1000x300

SATYA BHAKTI ONLINE.COM [PELALAWAN] – Gelar sosialisasi larangan membakar hutan dan lahan di wilayah hukumnya, Polsebsektor Pelalawan berkejasama dengan berbagai pihak, yakni Pemerintah Kecamatan (Pemkec.) Pelalawan dan Komando Rayon Militer (Koramil) 03/BNT Bunut dan PT RAPP.

Saat itu, Rabu (23/2) pagi, Ketua Pusat Studi Hukum FH Unilak (Andrizal SH,MH) dan Ketua Laboratorium Ilmu Hukum Universitas Lancang Kuning (Rahmat Oki Syahputra SH MH) didampingi External Security Manager PT. RAPP (Ricky Hermawan Sindunata) dan staff Jupriyanto dan Iyon Agamar berkesempatan hadir sebagai narasumber pada acara sosialisasi larangan membakar hutan yang digelar Polsubsektor Pelalawan yang dalam hal ini dikomandoi Iptu Legito selaku Kapolsubsektor Pelalawan itu.

Selain Camat Pelalawan (Yusman Efendi SE), Danramil 03/BNT Bunut (Kapten Hadi Prayitno), Lurah Pelalawan (Musa), Kades Sering, Kades Delik, Lalang Kabung, dan jajaran MPA tingkat Kelurahan maupun desa.

Terkait itu, Kapolsubsektor Pelalawan (Iptu Legito) dalam sambutannya menekankan, kegiatan sosialisasi larangan membakar hutan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dari masyarakat atas apa yang akan dilakukan kedepannya khususnya terkait karhutla.

banner 1000x300

Hal senada juga disampaikan Camat Pelalawan (Yusman Effendi SE) yang dalam hal ini meminta agar masyarakat harus saling bekerjasama dan saling membantu terkait Karhutla.

“Ya ini adalah upaya untuk mengurangi risiko sebelum terjadi karhutla kita harus maping dulu diwilayah mana yang bakal terjadi bencana, makanya dalam sosialisasi ini harus mampu meningkatkan kesadaran masyarakat atas apa yang akan dilakukan kedepannya terkait Karhutla.” tutur Yusman Efendi.

Sementara itu, Danramil 03/BNT Bunut (Kapten Hadi Prayetno) dalam sembutannya menegaskan, puncak Karhutla itu pada 2014 hingga 2016.

Agar diketahui, ungkap Danramil 03/BNT Bunut (Kapten Hadi Prayetno), wilayah Kabupaten Pelalawan ini hampir 90 persen tanah gambut yang tingkat keamanannya lebih fatal dari lahan atau tanah mineral.

banner 1000x200

banner 1000x300
Bagikan ke :