Hal tersebut, tegas Arianto, sangat tidak nyaman dan tidak aman.
Sementara itu, pengunjung lain yang mengaku bernama Julkarnain warga Pematang Siantar mengaku dirinya sengaja datang dari jauh untuk berlibut melihat dan menikmati suasana di Pantai Datok itu.
Namun saat berkunjung di Pantai Datok itu, Julkarnain mengaku diri sangat kecewa atas pelayanan para pekerja pengelola Pantai Datuk yang tidak ramah dan terkesan sombong melayani dirinya sebagai pengunjung Pantai Datuk.
Selanjutnya, pengunjung lain yang mengaku bernama Kiki warga Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara menduga adanya ketidakkepatuhan pengelola Pantai Datuk terkait retribusi atau pajak kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barabara.
Untuk itu, kepada awak media ini, Kiki mempertanyakan, “apakah pengelola Pantai Datuk itu sudah mentaati terkait retribusinya (Pantai Datuk, red) atau pajaknya (Pantai Datuk, red) kepada Pemkab Batubara?” [TIM]
Editor/Publish : Antonius Sitanggang











