“Saat itu (siang hari, red) air pasang lagi tinggi-tingginya, ungkap Lurah Belawan Bahagia itu
Kemudian, tutur Lurah Belawan Bahagia itu, mengetahui cucunya (korban, red) itu hilang, pencarian korbanpun dilakukan hingga sore hari.
Akhirnya, cucu (korban, red) ditemukan di belakang rumahnya sudah meninggal dunia dan jenazah korban langsung disemayamkan di rumah duka, ungkap Lurah Belawan Bahagia itu.
Terkait pemakaman korban banjir ROB itu, Lurah Belawan Bahagia itu menuturkan, jenazah korban dimakamkan Minggu (7/11).
Tampak suasana duka menyelimuti rumah bocah 2 tahun itu.
Selain itu, para tetangga tampak berdatangan ke rumah pasangan Af dan Er untuk melakukan takziah.
Atas kejadian banjir ROB yang kini telah “menelan” korban itu, kepada warganya, Lurah Belawan Bahagia (Ali Mukti Nasution) menghimbau untuk lebih waspada menjaga anak-anaknya saat air pasang naik, agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. (SBO-74/Usman)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Mementingkan orang lain, selalu bermanfaat untuk jalan menuju kebahagiaan.”











