Tuntut Pememrintah Selamatkan Belawan dari Banjir “Rob”, FABB Gelar Aksi Unjuk Rasa 

oleh -822 views
oleh
banner 1000x300

Selanjutnya, dengan nada tanya, Khairil Chaniago menegaskan, kehancuran Kota Belawan kini sudah di depan mata. Apakah kita harus diam dan membiarkan para kaum opurtunis ketawa ?”

Jawabannya, tegas Khairil Chaniago, adalah dengan bergandengan tangan untuk turun aksi bersama serta berteriak, “SELAMATKAN BELAWAN Dari BANJIR ROB”.

Sementara itu, saat menggelar aksi unjuk rasa yang berthemakan “Selamatkan Belawan dari Banjir Rob” itu, massa dari FABB itu menuntut pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sumut dan Kotamadya Medan untuk segera melakukan pemulihan hutan mangrove (restorasi) di wilayah Paluh Kurau dan sungai dua yang berfungsi sebagai penyangga keseimbangan ekosistem Belawan dari pertambakan, penimbunan, reklamasi yang ada di sekitar Belawan.

Selain itu, pemerintah juga dituntut untuk segera melakukan pengerukan atau pendalaman alur sungai dan muara di Belawan sebagai antisipasi dini untuk mengurangi volume debit air pasang (banjir rob) yang menerpa pemukiman penduduk di Belawan sekitarnya.

banner 1000x300

Selanjutnya, pemerintah juga dituntut untuk segera membangun tanggul rob di sekeliling pantai Belawan sebagai penahan laju air pasang yang merambah di wilayah kota Belawan.

“Stop dan kaji ulang segala bentuk penimbunan (Reklamasi) paluh-paluh dan kawasan mangrove di sekitar Belawan yang berfungsi sebagai wilayah sebaran air pasang,” teriak massa FABB menuntut pemerintah.

Untuk mengurangi kekumuhan, massa FABB juga menuntut pemerintah untuk segera membangun perumahan murah dan layak huni untuk merelokasi warga miskin di Belawan yang terdampak banjir rob.

Selain itu, pemeritah juga ditunutut untuk segera memperbaiki sistem drainase, infrastruktur, jembatan, dan jalan-jalan rusak di Belawan.

banner 1000x200

Untuk menekan angka kemiskinan dan kriminal di Belawan, massa FABB menuntut memprioritaskan warga Belawan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Belawan. (SBO-74/Usman)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

 

Renungan :

“Carilah khasiat doa untuk diri sendiri.”

banner 1000x300
Bagikan ke :