“Kesemuanya itu diharapkan pembelajarannya lebih disiplin,” ungkap Allin Tampubolon.
Sementara itu, Allin Tampubolon menuturkan, banyak orang tua merasa tidak puas dengan proses belajar yang kini dilakukan secara daring, termasuk proses belajar secara daring di SMK Negeri 1 Siatas Barita.
“Kini, jumlah siswa SMK Negeri 1 Siatas Barita mencapai 1170 siawa dengan 8 jurusan harus mampu mengejar target kurikulum yang ada,” ungkap Allin Tampubolon.
Selain itu, Allin Tampubolon menuturkan, SMK Negeri 1 Siatas Barita memiliki jumlah ruangan teori 32 ruangan dan 2 ruangan komputer serta 3 ruangan RSP.
Kini, ungkap Allin Tampubolon, ruangan di SMKN 1 Siatas Barita sudah waktunya untuk direhabilitasi karena sebagian sudah bangunan tua.
“Selain itu, sekolah juga membutuhkan alat-alat dan sarana praktek untuk meningkatkan mutu dan kualitas belajar siswa,“ pungkas Allin Tampubolon. (SB20/ARS)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang











