
Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial.
”Dalam konteks pengembangan ladang jagung, penerapan ekonomi hijau berarti mendorong produksi pertanian yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
”Panen Kalimantan Barat pada Juni nanti diperkirakan mencapai 56.000 Ha, juga di provinsi-provinsi lain. Saya optimis, Indonesia memiliki peluang green economy yang besar di sektor pertanian, yaitu sektor agribisnis,” tambah Faisal.
Pengembangan ladang jagung oleh pemerintah bersama masyarakat membuka sejumlah peluang strategis di sektor agribisnis, antara lain diversifikasi produk pertanian yang dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing hasil pertanian, pemanfaatan potensi pasar domestik yang sangat besar untuk produk jagung dan turunannya, budaya konsumsi produk hewani yang terus tumbuh, di mana jagung menjadi bahan baku utama pakan ternak, serta peningkatan permintaan ekspor jagung seiring dengan pertumbuhan industri pangan dan pakan global.
Faisal melihat pentingnya peran agribisnis dalam ekonomi hijau, dimana perlu menekankan pentingnya optimalisasi sektor agribisnis yang merupakan kunci mewujudkan program ekonomi hijau yang berkelanjutan di Indonesia.
Dalam paparannya, Faisal menilai bahwa pengembangan usaha agribisnis harus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan sumber daya, dan berorientasi pada keberlanjutan sosial serta lingkungan.

Keterlibatan aktif Polri dalam program ketahanan pangan membuktikan bahwa institusi ini tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Polri menjadi motor penggerak transformasi sektor agribisnis, sekaligus pilar penting dalam menjaga ketahanan nasional dan mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara agraris yang mandiri, sejahtera, dan berwawasan lingkungan. ****
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Seorang raja harus menjaga kesejahteraan rakyatnya seperti seorang ayah terhadap anak-anaknya.”




















