Namun, ungkap Kapolri Jenderal Sigit lagi, ada juga wilayah yang capaian vaksinasi masih di bawah 50 persen.
Karena itu, guna mempercepat pencapaian vaksinasi hingga 70 persen itu, mantan Kapolda Banten ini mengingatkan kepada personel TNI-Polri bersama dengan stakeholders lainnya untuk bersinergi melakukan akselerasi vaksinasi.
Apalagi, ungkap Kapolri Jenderal Sigit, saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan bahwa varian baru Covid-19, Omicron sudah masuk ke Indonesia.
Selain percepatan vaksinasi, kepada seluru masyarakat, Kapolri Jenderal Sigit meminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran varian Omicron, seiring dengan akselerasi vaksinasi agar kekebalan komunal dapat terwujud.
“Tentunya kita harus lebih waspada dan tetap patuhi protokol kesehatan karena wabah varian Omicron ini lima kali lebih cepat penularannya,” tegas Kapolri Jenderal Sigit.
Kapolri Jenderal Sigit kembali menegaskan, akselerasi vaksinasi harus dilakukan terutama daerah yang vaksinasinya masih di bawah.
“Ini menjadi tugas kita semua mencapai dan mengejar ketertinggalan dan mempertahankan pencapaian yang sudah didapat berkat kerja keras seluruh pemangku kepentingan bersama masyarakat,” tutur Kapolri Jenderal Sigit.
Sementara itu, akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Kapoolri Jenderl Sigit menginginkan angka-angka yang saat ini sudah baik seperti positivity rate, reproduksi dan BOR rumah sakit tetap dipertahankan.
Terkait pertumbuhan ekonomi, Kapolri Jenderal Sigit menilai, saat ini Indonesia sudah mulai membaik pertumbuhan ekonomi, dimana pada kuartal 3 kemarin diangka 3,5 hingga 4,5 yang sebelumnya diangka 7.
“Sedangkan di kuartal 4 ini, diharapkan masuk diantara 4,5 sampai 5,5,” tutur Kapolri Jenderal Sigit.
Hal tersebut, ungkap Kapolri Jenderal Sigit, dapat dilakukan jika laju Covid-19 betul-betul bisa di jaga seperti angka sekarang ini.
Menyikapi Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang sebentar lagi akan tiba, Kapolri Jenderal Sigit menekankan, masyarakat harus tetap mematuhi prokes agar tidak terjadinya lonjakan pertumbuhan Covid-19.
“Jadi kita jaga bersama dan ini pertaruhan kita. Pertaruhan menghadapi event besar yang diselenggarakan negara kita seperti penyelenggaraan presidensi G20. Bagaimana kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menarik investasi dan salah satunya itu bisa terjadi manakala kita betul-betul bisa kendalikan laju Covid-19,” pungkas Kapolri Jenderal Sigit. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Sahabat akan tetap mengasihi kita, walaupun orang lain meninggalkan kita.”











