Dalam hal ini, AKBP Choky Sentosa Meliala menegaskan, Polres Simalungun tidak pernah berhenti untuk memantau perkembangan dinamika politik di Kabupaten Simalungun.
“Ini bagian dari tugas kami untuk mengamankan proses demokrasi dan mencegah terjadinya pelanggaran yang mungkin mengganggu integritas pemilu,” tegas Kapolres Simalungun itu.
Terkait netralitas Polri, Kapolres Simalungun itu kembali menegaskan, di internal Polri sendiri sudah ada banyak aturan yang mengikat anggota Polri untuk tetap bersikap netral selama proses pemilu berlangsung.
“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran netralitas,” tegas Kapolres Simalungun itu lagi.
Untuk mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang hadir, Kapolres Simalungun itu kembali menegaskan, Polres Simalungun selalu terbuka dan siap berkoordinasi serta berkomunikasi dan membutuhkan dialog yang konstruktif dengan Bawaslu Kabupaten Simalungun.
Mengakhiri uraiannya itu, Kapolres Simalungun (AKBP Choky Sentosa Meliala) menegaskan, Polres Simalungun berkomitmen mendukung penuh Bawaslu Simalungun dalam mensukseskan Pemilu tahun 2024.
“Tugas kami tidak hanya sebatas menjamin keamanan namun juga mendukung pengawasan pemilu yang efektif dan efisien, Dengan kerja sama yang solid, saya yakin pemilihan umum yang akan datang akan berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” pungkas Kapolres Simalungun (AKBP Choky Sentosa Meliala).
Sementara itu, diawali dengan mengucapkan terima kasih atas inisiatif kunjungan dari pihak kepolisian (Polres Simalungun), Ketua Bawaslu Simalungun (Adillah Februari Purba) mengungkapkan bahwa sinergi yang terjalin selama ini telah sangat baik.
Selain menginformasikan bahwa Gakkumdu telah berjalan sesuai fungsinya, Ketua Bawaslu Simalungun itu mengharapkan dukungan kontiniu dari Polres Simalungun untuk kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang aman dan berkualitas. (SBO-06)
Editor/ Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Bukan keberhasilan yang harus kamu agung-agungkan, tapi keinginan untuk tidak pernah menyerah terhadap kegagalan.”











