Namun, ditengah perjalan pulang, Perdian Effendi ditelepon Erika Ningsih (kakak Perdian Effendi) memberitahukan bahwa rumah Effendi yang dalam hal ini orang tua mereka (Erika Ningsih dan Perdian Effendi) telah dihancurkan Kepot sambil mengamuk-ngamuk dan berucap dengan nada mengancam.
Mendapat pemberitahuan dari kakaknya itu, Perdian Effendi bersama teman-temanya itu, langsung pergi menuju rumah Effendi (orang tua Perdian Effendi).
Namun, sebelum tiba ke rumah orang tuanya itu, Perdian Effendi bersama teman-temanya itu berhenti di Simpang Bunga Tanjung, Dusun V, Desa Pisang Pala, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.
Di Simpang Bunga Tanjung, Dusun V, Desa Pisang Pala, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Perdian Effendi pergi keseberang jalan yang selanjutnya memberhentikan seseorang yang saat itu melintas dijalan tersebut.
Kemudian, kepada seseorang yang saat itu melintas di Jalan tersebut, Perdian Effendi bertanya, “ Bang… bang…., ramai disana, Bang?”
Menjawab pertanyaan Perdian Effendi itu, orang yang melintas itu menjawab, “Ramai,Bang. Sambil membawa tembak dan kelewang?”
Selanjutnya, Perdian Effendipun kembali ketempat pemberhentiannya itu.
Namun, tidak lama kemudian, secara tiba-tiba Kepot dkk datang sambil menembaki Perdian Effendi dan teman-temannya itu dengan gajlok (senjata yang menggunakan gas).
Selain itu, rombongan Kepot dkk itu juga membawa kelewang.
Guna menghindari serangan Kepot dkk itu, Perdian Effendi dan teman-temannya itu pun, mundur ke belakang.
Atas kejadian itu, Perdian Effendi dan beberapa warga yakni, Effan Suheri, Taufik Hidayat, Farid Ali Abdallah Rangkuti, Muhammad Riko Irsandi dan Tengku Ilham Alhakim kena tembak.
Selain itu, Effan Suheri yang dalam hal ini adik kandung Perdian Effendi terkena bacok kelewang di jari tangan kanannya (Effan Suheri) yang dilakukan salah seorang terduga pelaku yakni Ewin yang dalam hal ini diketahui abang Kepot. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Waktumu di dunia ada batasnya, sukseslah secepatnya agar bisa membahagiakan orang tuamu saat mereka masih sehat dan panjang umur.”











