Seperti diketahui, Kamis (23/12/21) lalu, satu unit kapal pembawa pekerja migran Indonesia yang jumlah belum pasti diketahui itu, berangkat dari Kabupaten Batubara menuju Malaysia.
Setibanya di perbatasan Perairan Indonesia-Malaysia, kapal itu mengalami gangguan mesin dan memilih kembali ke Kabupaten Batubara.
Namun di tengah laut, para pekerja yang diduga ilegal itu, berganti kapal dengan dua kapal yang berukuran lebih kecil.
Setelah berganti kapal di tengah laut, keesokan harinya (Jumat, 24/12/21, red), para pekerja migran itu, kembali berangkat dan tiba Malaysia dengan menggunakan dua kapal.
Tetapi informasinya, sesampainya di Malaysia mereka (para pekerja migrant, red) tidak mendapat respon dari pihak yang bertanggungjawab atau penampungnya.
Karena tidak ada pihak yang bertanggungjawab, para pencari kerja itu pun meninggalkan Malaysia dan kembali ke Indonesia pada 25 Desember 2021, dini hari.
Selanjutnya, kapal yang membawa pekerja migran itu berpencar dan satu rombongan dinyatakan hilang saat berada di perairan. [red]
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Mari kita melihat ke masa lalu dengan pengertian dan mari kita melihat masa depan dengan iman serta melihat ke sekeliling kita dengan kasih.”











