Pinang muda kering yang diracip, sebelumnya seharga Rp.75 ribu/kg, kini Rp.50 ribu/kg.
Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, sebelumnya sudah mencapai Rp.3 ribu/kg, kini menjadi Rp.400/.
Kopi coklat, sebelumnya seharga Rp.30 ribu/kg, kini Rp.20 ribu/kg.
Minyak serai wangi, sebelumnya berawal dengan harga Rp.350 ribu/kg, kini menjadi Rp.150 ribu/kg.
Cabe merah, sebelumnya mencapai seharga Rp.110 ribu/kg, kini menjadi Rp.60 ribu/kg.
Sedangkan harga pupuk dan peptisida melambung tinggi, seperti pupuk NPK, kini seharga Rp.22 ribu/kg yang sebelumnya seharga Rp.12 ribu/kg,
Selain itu, untuk TSP, SS, KSL dan Urea, kini seharga Rp.17 ribu/kg yang sebelumnya seharga Rp.10 ribu/kg.
Sementara itu, terkait melambungnya harga beli pupuk tersebut, beberapa petani mengungkapkan, hal tersebut dikarenakan langkanya pupuk subsidi dari pemerintah, bahkan memang tidak ada.
Untuk itu, para petani sangat mengharapkan agar pemerintah dapat kembali mensuplay pupuk subsidi tersebut, agar petani bisa tertolong. (***)
Penulis : Eddi Gultom
Editor/Publish : Antonius Sitanggang











