Butuh Sapi, Hubungi 0812-6011-698

SATYA BHAKTI ONLINE – MEDAN | Kebutuhan daging sapi di pasaran sangatlah tinggi, namun peternak lokal belum bisa memenuhinya secara maksimal.
Hal ini membuat harga daging sapi menjadi mahal, yaitu mencapai Rp 120.000 per kilogram, terlebih di hari-hari besar saat permintaannya meningkat, misal Idul Fitri dan Idul Adha.
Kondisi tersebut membuat ternak sapi potong menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Ternak sapi ini tergolong usaha yang membutuhkan modal besar, serta proses yang lama dan rumit.
Namun, semua itu terbayar dengan keuntungan yang besar.
Demikian terungkap saat awak media satyabhhaktionline.com berbincang soal usaha ternak sapi.
Saat itu, Senin (29/3/21) di lokasi ternak sapi miliknya, H Purwanto menuturkan, menjalankan usaha ternak sapi itu, membutuhkan modal yang lebih besar, serta proses pemeliharaan yang lebih rumit dan lama ketimbang usaha ternak lainnya, seperti ternak kambing, ternak ayam, maupun ternak bebek
“Walaupun ternak sapi ini merupakan bisnis yang menarik karena keuntungannya besar dan permintaan pasarnya yang tidak pernah sepi, namun banyak pula yang berpikir panjang untuk memulai bisnis ini,” ungkap , H Purwanto.
Jika kamu berminat untuk memulai usaha ternak sapi tetapi tidak punya pengetahuan sama sekali tentang cara beternak sapi, kepada awak media satyabhhaktionline.com, H Purwanto menegaskan, maka kamu harus punya niat dan keseriusan untuk mempelajari berbagai tips dan tahapannya.
Menurut H Purwanto yang mengaku seorang purnawirawan polisi yang kini menjadi peternak sapi itu, usaha ini (peternakan sapi, red) memerlukan kesabaran ekstra dan modal yang cukup besar untuk bisa melakukan membangun kandang, memilih bibit, melakukan perawatan (pemberian pakan dan vitamin, penggemukan, membersihkan kandang), serta strategi beternak yang baik.
Selain dimanfaatkan dagingnya dalam usaha sapi potong, purnawirawan polisi dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu mengungkapkan, usaha ternak sapi juga bisa menghasilkan susu yang kemudian diolah menjadi berbagai produk, seperti yoghurt, keju, dan sebagainya.

















