Saat itu, Jumat (16/01/2026), personel Satgas Brimob melaksanakan kegiatan pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP) serta pembersihan lingkungan rumah warga di Desa Napa dan Desa Batu Horing, Kecamatan Batang Toru.
Dalam pelaksanaannya, 1 Peleton di bawah kendali Danton 3 (Aiptu Pramudian) fokus melakukan loading tanah, pembukaan lahan HUNTAP di Desa Napa, serta pembersihan halaman rumah warga di Desa Batu Horing sebagai bagian dari tahapan awal pemulihan pascabencana.
Salah satu regu yang terlibat, yakni Regu 1 yang bertugas melaksanakan pembukaan lahan hunian tetap sekaligus pembuatan fasilitas pendukung berupa kursi posko di lokasi pembangunan HUNTAP.
Kegiatan tersebut didukung oleh peralatan berat seperti satu unit ekskavator, satu unit loader, satu unit mesin chainsaw, serta dua unit dump truck.
Terkait itu, AKP Tahi Parulian Hutagalung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya dalam menyiapkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
“Pembukaan lahan hunian tetap ini menjadi langkah awal pemulihan. Kami berupaya membantu masyarakat agar dapat segera bangkit dan memiliki harapan baru setelah bencana,” ujarnya.
Untuk diketahui, sinergitas TNI–Polri dalam kegiatan kemanusiaan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat negara di tengah situasi sulit.
Pihak Brimob menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam pembangunan hunian tetap merupakan wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan tugas Polri yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan. Sinergi dengan TNI menjadi kekuatan utama dalam percepatan pemulihan warga.
Melalui pembangunan hunian tetap ini, Brimob dan TNI berharap warga dapat segera menempati rumah yang layak, sekaligus memulai kembali aktivitas sosial dan ekonomi secara normal. Program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat bangkit dari dampak bencana. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Pemerintahan yang adil lebih kuat dari pasukan terbesar.”


















