Dalam hal ini, warga mengaku sangat menyayangkan pihak pemerintah setempat yang seolah menutup mata dan telinga atas banjir rutin ini.
Menurut beberapa warga, kondisi banjir itu, diperparah dengan sistem drainase yang tidak berfungsi baik.
“Diperkirakan, banjir akan terus terjadi, apabila sistem drainase yang ada, tidak diperbaiki,” ungkap seorang warga.
Padahal, ungkap warga setempat, untuk membebaskan masyarakat Dusun 3, Desa Tamora-B, khususnya warga Jalan Karya Dharma Gang Romantis, dari banjir yang hingga kini masih menghantui itu, dipastikan pintu-pintu air yang ada di sepanjang saluran air harus dibongkar. (Tim-SB04/06)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Jika hari ini kita tidak menuntaskan sesuatu apapun, tapi memperlihatkan dan memberi perhatian/ kasih kepada setiap orang yang dijumpai, kita akan memperoleh suatu keberhasilan yang hebat.”











