
SATYA BHAKTI ONLINE – Medan | Hingga kini, banjir masih menghantui masyarakat Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Ironisnya, ketakutan akan banjir yang dialami warga itu, tidak hanya disaat hujan turun.
Dalam hal ini, walaupun cuaca di daerah tersebut tidak hujan, warga tetap saja kebanjiran.
Demikian diungkapkan, M Tarigan (84) warga Lingkungan V, Kelurahan Beringin didampingi Lurah Beringin, Nas Hamongan Ritonga, SH kepada SATYA BHAKTI ONLINE, Rabu (14/4/21) di Kantor Lurah Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Menurut M Tarigan yang diketahui seorang tokoh masyarakat setempat itu, ketakutan warga akan banjir tersebut di akibat meluapnya air sungai atau banjir kiriman dari hulu dan kondisi Sungai Babura yang berada di kawasan mereka tinggal itu, kini semakin dangkal.
Terkait keberadaan Sungai Babura itu, Lurah Beringin, Nas Hamongan Ritonga menambahkan, aliran sungai Babura itu melintasi Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang yang dalam hal ini berbatasan dengan Kecamatan Medan Baru dan Medan Polonia.
Ironisnya, Lurah Nas Hamongan Ritonga, di sekitar perlintasan aliran Sungai Babura itu, masih terdapat pemukiman warga yang letaknya sangat rendah dari permukaan perlintasan Sungai Babura itu.











