Alasan Tidak Punya Dana, Pemerintah dan Instansi Terkait Kabupaten Deli Serdang, “Mandul”
Satya Bhakti Online | DELI SERDANG –
Sudah hampir satu tahun berlalu, jalan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), hingga kini masih terputus akibat longsor.
Ironisnya, dengan alasan tidak punya dana untuk perbaikan dan pembangunan jalan, Pemerintah dan instansi terkait Kabupaten Deli Serdang, tidak dapat berbuat apa-apa alias “mandul”.
Akibatnya, kerusakan yang dalam hal ini longsornya jalan penghubung antar kecamatan, tepatnya di Dusun Pintu Besi, Desa Lau Rakit, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumut itu, semakin parah.
Selain itu, beberapa warga terpaksa meninggalkan rumah tempat tinggalnya, karena rumah yang ditempatinya itu, sudah nyaris longsor.
Ironisnya, Pemerintah dan instansi terkait Kabupaten Deli Serdang juga terkesan “tutup mata dan telinga” dengan kondisi warga yang terdampak atas longsornya jalan tersebut, seperti melakukan aktivitas yang hingga kini hampir satu tahun lamanya itu, terganggu melintas di jalan tersebut, khususnya untuk mencari kehidupan yang merupakan matapencahariannya (warga, red).
Demikian pantauan dan penelusuran Tim Jurnalis Satya Bhakti Online (Ilhamsyah Damanik dan Ahmad Batu Batubara) di lokasi jalan penghubung antar kecamatan yang longsor itu.
Saat itu, Sabtu 3 Desember 2022, kepada Tim Jurnalis Satya Bhakti Online di Desa Laurakit, Dusun 1 Pintu Besi, Kecamatan STM Hilir (Talun Kenas), Kabupaten Deli Serdang, salah seorang warga mengungkapkan, selain memutus akses jalan antar kecamatan, longsornya jalan tersebut juga memutus akses jalan antar dusun dan antar desa di Kecamatan STM Hilir, Kabupateb Deli Serdang.
Adapun akses jalan antar dusun yang terputus akibat longsor jalan tersebut, ungkap warga tersebut, diantaranya Dusun 1 Titibesi, Dusun 2 Laurakit dan Dusun 3 Rambung.


















