Karena itu, Koordinator FGMI tersebut berharap, dialog publik tersebut harus terus diadakan sebagai bentuk persiapan dalam menghadapi pemilu 2024.
Menurut Koordinator FGMI itu, dialog publik tersebut juga sangat penting untuk memberikan pelajaran dan pendidikan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu 2024 mendatang, karena banyak hal yang harus dicegah seperti Politik Isu SARA sehingga tidak terjadi konflik antar masyarakat.
Mengakhiri penuturannya itu, Koordinator FGMI (Muhamad Suparjo) membenarkan dan mendukung penuturan Kadiv Humas Polri (Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo) yang menginstruksikan harus memperbanyak konten-konten positif dan mencegah isu SARA menjelang pemilu nanti agar keadaan menjadi kondusif pada pemilu 2024 mendatang. (RED)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang



















