“Begitu juga manusia yang nantinya akan meninggalkan dunia. Kematian jelas tak bisa diprediksi kapan akan terjadi.
Saat keluarga, kerabat atau teman meninggal dunia, tentu rasanya menyedihkan,” ungkap Pembina “Buser Jadul” itu.
Walaupun demikian, tegas Brigjen. Pol. (Purn) Adv. Drs. Faisal Abdul Naser, MH, kita tetap harus kuat dan ikhlas menerima kenyataan.
“Semoga semua dosa almarhum diampuni Allah SWT, dan segala amalan baiknya diterima oleh Allah SWT. Semoga Allah juga mengampuni dosa-dosa kita semua, dan semoga bisa kita semua umat Islam bisa meninggal dalam keadaan yang baik atau husnul khatimah,” pungkas Brigjen. Pol. (Purn) Adv. Drs. Faisal Abdul Naser, MH.
Sementara itu, Sekretaris “Buser Jadul” (AKBP (Purn) Jhonny Siahaan) menuturkan, dengan adanya kematian, bukanlah suatu hal yang harus dihindari, sebab makhluk hidup pasti akan mati.
Untuk itu, pungkas purnawirawan polisi yang kini menjabat Pemimpin Redaksi (Pemred) “Satya Bhati Online” itu, marilah kita senantiasa melakukan amalbaik, sebagai bentuk menyiapkan diri atas datangnya kematian. [RED]
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Tuhan memberikan damai sejahtera ditengah-tengah badai yang melanda.”











