Tidak Terima Musyawarah Digelar Dirumah Pribadi, Puluhan Peserta Musprov Pertina Sumut, Walk Out

oleh -813 views
oleh
banner 1000x300

SATYA BHAKTI ONLINE.COM [MEDAN] – Tidak terima musyawarah digelar dirumah calon ketua, puluhan peserta Musyawarah Provinsi (Musprov) Pertina Sumatera Utara, memilih walk out dan minta Pemilihan Ketua Pertina Sumatera Utara diulang kembali.

Untuk diketahui, Musprov Pertina Sumatera Utara yang di gelar, Sabtu (19/02) di Komplek Perumahan Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Medan, Sumut itu, dinilai terjadi kecurangan.

Kepada sejumlah awak media, Wakil Ketua Pertina Kabupaten Asahan, Dr Donald Panjaitan menuturkan, sejak awal, ada beberapa persoalan sudah diprotes peserta Musyawarah Provinsi Pertina Sumatera Utara.

“Namun, tidak digubris oleh panitia pemilihan, sehingga puluhan peserta memilih walk out alias meninggalkan lokasi musyawarah,” tegas Donald Panjaitan.

banner 1000x300

Dalam hal ini, Donald Panjaitan memaparkan keherannnya dengan digelarnya Musprov di laksanakan di rumah pribadi.

“Bagaimana mungkin Musprov di laksanakan di rumah pribadi Sabam Manalu. Sedangkan Sabam Manalu adalah salah satu kandidat calon ketua Pertina Sumut. Mungkin baru kali inilah terjadi di Indonesia, Musyawarah Propinsi dilaksanakan di rumah calon ketua. Sebenarnya dari awal kami sudah minta supaya Musyawarah Propinsi dilaksanakan di hotel atau di kantor KONI Sumatera Utara supaya bisa lebih netral. Dan biaya kami siap bantu, tapi mereka tidak mau,” ujar Donald Panjaitan yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Asahan.

Anehnya lagi, Donald Panjaitan kembali mengungkapkan, Sabam Manalu yang juga salah satu kandidat ketua, juga menjadi karteker yang seharusnya tugasnya hanya mengantar sidang untuk memilih panitia pemilihan.

Namun kenyataannya, ungkap Donald Panjaitan, justru Sabam Manalu juga memiliki hak suara untuk menentukan seorang ketua.

banner 1000x200

“Baru kali ini Musprov, karteker memiliki hak suara, dalam AD/ART Pertina jelas sudah diatur jika karteker tidak dibolehkan memiliki hak suara,” kata Donald Panjaitan.

banner 1000x300
Bagikan ke :