Terduga Pelaku dan Penadah Curanmor, 2 Warga BP Mandoge, Diciduk Polisi

oleh -949 views
oleh
banner 1000x300

“Kepada petugas, pelaku GRF  mengaku sepeda motor tersebut didapatkan dari seorang laki-laki  bernama Tato,” ungkap AKBP Putu Yudha Prawira.

Kemudian, tegas AKBP Putu Yudha Prawira, guna pemeriksaan dan pengembangan, pelaku GRF beserta sepeda motor itu diboyong  ke Mapolsek BP. Mandoge.

Sesampainya di Mapolsek BP. Mandoge, AKBP Putu Yudha Prawira menuturkan, petugas meminta pelaku GRF menghubungi Tato dan mengajaknya (Tato, red) untuk bertemu dengan alasan bahwa sepeda motor tersebut sudah laku terjual dan hendak memberikan sisa uang kepada Tato.

“Saat itu, Tato meminta agar sisa uang itu, ditransfer,” ungkap AKBP Putu Yudha Prawira.

banner 1000x300

Selanjutnya, dari hasil pengembangan, petugas mengetahui keberadaan pelaku Tato di Desa Buntu Turunan Kecamatan Hantonduhan, Kabupaten Simalungun, AKBP Putu Yudha Prawira kembali menuturkan, GRF kembali diminta petugas untuk menghubungi Tato dan mengajak bertemu di Desa Huta Padang guna memberikan sisa uang tersebut.

“Pelaku Tato pun bersedia bertemu, dan tidak lama kemudian pelaku Tato datang dengan turun dari  Angkot,” tutur AKBP Putu Yudha Prawira.

“Setelah turun dari Angkot, AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan, personel langsung menangkap pelaku Tato dan langsung membawanya (Tato, red) ke Mapolsek BP. Mandoge,” pungkas Kapolres Asahan itu. [SBO-83/ATP]

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

banner 1000x200

 

Renungan :

“Walaupun sangat tidak berarti, namun jika kita bertekad untuk berbuat baik satu kali dalam satu hari saja, maka kita akan selalu menuai imbalannya.”

banner 1000x300
Bagikan ke :