Herannya lagi, ungkap wanita berhijab itu, tembakan peringatan pertama tidak membuat massa bubar dan polisi kembali meletuskan tembakan yang kedua.
Sementara itu, Y menambahkan, ketika polisi mencoba membubarkan massa yang tawuran itu, terdengar masyarakat berteriak bahwa ada seorang remaja berinisial RF terluka.
Selanjutnya, korban (RF) yang terluka itu, dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Kemudian, terkait aksi tawuran itu, kepada seluruh masyarakat, Lurah Belawan I (Lukmanul Hakim) mengimbau untuk menahan diri dan tidak melakukan hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat lainnya. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Waktumu di dunia ada batasnya, sukseslah secepatnya agar bisa membahagiakan orang tuamu saat mereka masih sehat dan panjang umur.”











