SATYA BHAKTI ONLINE | TANJUNGBALAI –
Bravo buat Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Berkat kerja sama police to police dengan Kepolisian Diraja Malaysia, Apin BK yang diketahui buronan kelas kakap atas kasus judi online kelas atas itu, akhirnya ditangkap dan diboyong ke Indonesia.

Demikian diungkapkan Ketua Gerakan Pemuda Ansor yang disingkat dengan GP ANSOR Kota Tanjungbalai (Salman Al’Hariz Saragih, SE yang memberikan apresiasi kepada Polri atas penangkapan buronan kelas kakap atas kasus judi online kelas atas itu.
Baru-baru ini, kepada Satya Bhakti Online, Ketua GP Ansor, Kota Tanjungbalai itu menuturkan, dengan menangkap bos judi online terbesar di Sumut yang menjadi buronan itu, merupakan wujud dan bukti komitmen Kapolri dalam pemberantasan judi.
Menurut Ketua GP Ansor, Kota Tanjungbalai (Salman Al’Hariz Saragih), komitmen Polri dalam pemberantasan judi dan pekat harus didukung dan diapresiasi.
Mengakhiri ungkapannya itu, Ketua GP Ansor Kota Tanjungbalai (Salman Al’Hariz Saragih) menegaskan, sebagai masyarakat Sumut, segala macam judi dan penyakit masyarakat harus kita berantas.
“Terima kasih dan sangat kita apresiasi Kapolri (Jendral Listyo Sigit Prabowo) melalui Kapolda Sumut (Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak) yang telah menangkap Apin BK yang dalam hal ini buronan kelas kakap atas kasus judi online kelas atas itu,” pungkas Ketua GP Ansor Kota Tanjungbalai itu.
Seperti diketahui, Apin BK, buronan kelas kakap atas kasus judi online kelas atas yang sebelumnya diketahui bersembunyi di Singapura yang selanjutnya bergeser ke Malaysia.
Dalam hal ini, guna menangkap buronan kelas kakap atas kasus judi online kelas atas itu, Polri pun mengirimkan personilnya ke luar negeri.











