Ketiga terduga pelaku curanmor itupun, dipukuli yang pada akhirnya meninggal dunia alias tewas.
Sementara itu, sebelumnya, dengan berboceng tiga, diduga ketiga terduga pelaku curanmor itu dikabarkan datang dari arah Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Silver untuk mencari target kendaraan yang akan dicuri.
Sesampainya di Desa Namo Linting, Kecamatan STM Hulu, ketiga terduga pelaku curanmor itu melihat satu unit sepeda motor RX King milik warga sedang terparkir di depan rumah.
Selanjutnya, salah seorang dari ketiga terduga pelaku curanmor itu, langsung beraksi hendak membawa kabur sepeda motor warga tersebut.
Namun, saat sepeda motor sudah didorong hingga ke jalan, aksi pelaku dipergoki warga.
Warga itupun langsung berteriak, “maling”.
Mendengar diteriakin “maling”, ketiga terduga pelaku curanmor itupun langsung lari “tancap gas” menyelamatkan diri.
Walaupun begitu, warga tetap mengejar ketiga terduga pelaku curanmor itu.
Saat itu, warga Desa Namo Linting menghubungi warga desa lain meminta agar memblokir jalan guna menghadang pelaku curanmor berbonceng tiga dengan mengendarai sepeda motor metik.
Mendapat informasi dari warga Desa Namo Linting itu, puluhan warga Desa Penungkiren akhirnya berhasil menghadang ketiga pelaku curanmor yang dimaksud.
Namun, sebelum tertangkap warga, ketiga pelaku yang melihat kerumunan warga di tengah jalan memilih kabur ke areal perladangan warga dengan meninggalkan sepeda motornya di tengah jalan.
Mengetahui ada pelaku curanmor yang kabur, malam itu juga ratusan warga yang kesemuanya itu diketahui warga dari Desa Namo Linting, Kecamatan STM Hulu, warga Desa Rambai, Desa Penungkiren dan Desa Lau Rakit Kecamatan STM Hilir serta Desa Penen, Desa Mardingding Julu, Desa Peria-ria, Kecamatan Sibiru-biru, langsung melakukan pencarian.
Namun, hingga matahari pagi terbit, ketiga terduga pelaku curanmor itu tidak ditemukan warga.
Walaupun begitu, ratusan warga yang gerah karena kerap kehilangan sepeda motor itu terus melakukan pencarian hingga siang hari.
Akhirnya, sekira pukul 14.00 WIB, ketiga terduga pelaku curanmor yang saat itu bersembunyi di salah satu lembah jurang ditemukan warga.
Saat menemukan terduga pelaku curanmor itu, amarah warga tak bisa terbendung.
Ketiga terduga pelaku curanmor itupun dipukuli warga yang pada akhirnya meninggal dunia alias tewas.
Selanjutnya, mengetahui ada pelaku curanmor tewas dihakimi massa, petugas Polsek Talun Kenas dan Polsek Tiga Juhar langsung turun ke lokasi.
Usai melakukan olah TKP, mayat ketiga terduga pelaku curanmor itupun diboyong ke RS Bhayangkara, Medan, untuk diotopsi. [RED]
Editor/Publish : Antonius Sitanggang











