“Pendidikan vokasi tidak hanya membuka jalan menuju dunia industri, tetapi juga memberikan peluang luas bagi siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkap Marudin Sianturi kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, Marudin Sianturi menekankan pentingnya konsistensi belajar dan keaktifan di sekolah.
“Kerja keras tak akan mengkhianati hasil. SNBP bukan hanya untuk SMA, tetapi SMK juga punya peluang besar,” tegas Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang itu.
Hal tersebut, ungkap Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang itu lagi, ridak terlepas dari dukungan guru, orang tua, dan peran Bimbingan Konseling (BK) yang kesemuanya itu menjadi kunci sukses para siswa dalam menentukan jurusan serta perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
Baca Juga :
Ikut Kejuaraan Karate Piala Tokoh Pora Tapsel, Atlit Karo Raih Juara BOB
Menurut Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang itu, pendampingan yang tepat tidak hanya membantu dalam pemilihan karier, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri siswa menghadapi seleksi masuk PTN
“Keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi siswa kelas X dan XI di SMKN 1 Sidikalang Kabupaten Dairi untuk terus berprestasi. Jalur SNBP membuktikan bahwa peluang masuk PTN tidak hanya milik siswa SMA, tetapi juga terbuka lebar bagi siswa SMK yang unggul secara akademik,” ungkap Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang itu.
Terkait jalur seleksi berbasis prestasi, Marudin Sianturi menuturkan, jalur SNBP mempertimbangkan nilai rapor, capaian akademik, dan keaktifan siswa dalam berbagai kegiatan.
Sistem ini, pungkas Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang itu, memberi kesempatan bagi mereka (siswa, red) yang konsisten berprestasi untuk masuk PTN tanpa harus melalui ujian tulis.
Untuk diketahui, lulusan SMK Negeri 1 Sidikalang tidak hanya siap terjun ke dunia industri, tetapi juga mampu bersaing di ranah akademik dan meraih kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Orang hebat itu dermawan. Memberi dan kehebatan adalah satu dan sama, karena memberi itu mengasihi dan mengasihi itu adalah tugas utama umat manusia.”











