“Hanya baju yang melekat dibadan,” ungkap Sugito.
Terkait kejadian kebakaran, Sugito bercerita, saat itu di tuang tengah rumah, dirinya (Sugito, red) “tengah” asik nonton pertandingan bola kaki “Piala Dunia” di televisi. Sedangkan anak dan istri Sugito, saat itu tidur di kamar. Namun, merasa ruangan di rumahnya itu terasa panas, Sugito keluar dari rumahnya dan melihat api besat menjalar ke rumahnya. Tanpa pikir panjang, Sugito langsung membangunkan anak dan istrinya yang selanjutnya berlari menyelamatkan diri keluar rumah.
Atas kejadian kebakaran yang melahap habis rumah tempat tinggal dan segala isinya itunya itu, Sugito beserta keluarganya yang selamat dengan hanya membawa pakaian yang melekat dibajunya itu memohon kepada Pemkab Asahan agar membangun rumahnya yang terkena musibah kebakaran itu.
Sementara itu, kepada wartawan, Kapolsek Kisaran {Iptu Joy Sianipar) menuturkan, dugaan sementara penyebab kebakaran itu, dikarenakan adanya korseleting listrik (arus pendek) diruangan penjemuran getah milik PT Mas Mulia.
Namun, dikarenakan saat itu angin kencang, api semakin besar dan menjalar ke PT Wipilolimex.
Tidak hanya itu saja, api juga merembet melahap 4 rumah milik warga di sekitar pabrik.
Kini, musibah kebakaran itu, masih diselidiki asal apinya, pungkas Iptu Joy Sianipar.***
Jurnalis Satya Bhakti Online : Agustua Panggabean
Editor/Publish : Antonius Sitanggang











