“Sebagai bentuk apresiasi Kementrian Keuangan RI memberikan bonus kepada 10 provinsi yang mampu mengendalikan inflasi salah satunya Sumatera Utara dengan anggaran Rp10,32 miliar,” tutur mantan Pangkostrad yang kini menjabat Gubernur Sumatera Utara itu.
Menurut Edy Rahmayadi, ke depan seluruh unsur Forkopimda akan menguraikan penanganan inflasi dengan menyusun deskripsi pekerjaan (job description).
“Saya berharap kondisi ekonomi di Sumatera Utara bisa dipertahankan dalam posisi seimbang. Kita harus pertahankan agar tidak lebih banyak barang dari uang, tapi tak boleh juga uangnya lebih banyak barang tak ada. Inflasi kita repot lagi kita. Inilah keseimbangan itu harus kita jaga,” pungkas mantan Pangkostrad yang kini menjabat Gubernur Sumatera Utara itu. [RED}
Editor/Publish : Antonius Sitanggang











