Pesimis Atas Kinerja Pemdesnya, Warga Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa Berswadya Bangun Darinase

oleh -813 views
oleh
banner 1000x300

Satyabhaktionline.com – Tanjung Morawa | Pentingnya infrastruktur fisik bagi masyarakat pedesaan sebagai sarana pendukung untuk memudahkan akses masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan ekonomi.

Pemenuhan kebutuhan masyarakat berupa pembangunan fisik merupakan kewajiban pemerintah desa (pemdes).

Namun, lain halnya di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam hal ini, Kamis, (14/10) di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, warga yang dinilai sudah pesimis akan kinerja pemdesnya yang tidak kunjung melakukan pembangunan atas permintaan warganya, sejumlah warga desa setempat, akhirnya melakukan pembangunan dengan swadaya.

banner 1000x300

Padahal, diperlukan kinerja dan kualitas pemdesyang baik untuk dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat desa berupa kegiatan pembangunan fisik untuk mendukung akses perekonomian masyarakat desanya.

Terkait itu, dengan mengaku bernama Ahmad Yusup Siregar (40), seorang warga desa setempat menuturkan, pembangunan yang kini (Kamis, 14/10, red) dilakukan warga itu adalah pembangun drainase (saluran air) di Dusun 5, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Menurut Ahmad Yusup Siregar yang diketahui pernah menjabat Kepala Dusun (Kadus) 5, Desa Bangun Rejo periode 2011 hingga 2016 itu, pembangunan drainase tersebut, terpaksa dilakukan warga, karena warga sudah pesimis dengan kinerja Pemdes Bangun Rejo yang kini dipimpin Misno selaku Kepala Desa (Kades).

Selain itu, mantan Kepala Dusun (Kadus) 5, Desa Bangun Rejo itu juga mengungkapkan pembangun drainase tersebut juga  terpaksa dilakukan warga, karena Pemdes Bangun Rejo yang kini dipimpin Misno selaku Kades Bangun Rejo itu, dinilai “tutup mata” dan “tutup telinga” atas keresahan warga yang resah apabila hujan turun.

banner 1000x200

“Bagaimana tidak, apabila hujuan turun, air yang mengalir di parit itu akan meluap dan masuk membanjiri rumah warga sekitar,” ungkap mantan Kepala Dusun (Kadus) 5, Desa Bangun Rejo itu.

banner 1000x300
Bagikan ke :