Kemudian, sebagai simbol rasa syukur jemaat atas penyertaan Tuhan, momen puncak perayaan diwarnai dengan peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun sambil menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun”.
Setelah itu, kebersamaan dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana yang mempererat keakraban antar jemaat.
Pantauan suasana perayaan yang dipenuhi rasa syukur dan kebersamaan itu, terlihat antusiasme jemaat merayakan momen penting ini.
Adapun perayaan HUT ke-18 ini bukan hanya mengenang perjalanan pelayanan yang telah dilalui, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen jemaat dalam melayani Tuhan dan sesama.
Karena itu, GPIBI Ebenhaezer Lubuk Pakam diharapkan terus menjadi berkat bagi masyarakat sekitar dan semakin bertumbuh dalam iman serta kasih Kristus.
Sementara itu, sebagaimana slogan SATYA BHAKTI ONLINE yakni, “Mengedepankan Hati Nurani dan Kebenaran”, publikasi ini turut menghadirkan kabar sukacita bagi pembaca dan umat Kristiani di berbagai wilayah. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90 : 12)











