Selain itu, dinilai mengetahui kondisi keuangan Pemkab Deli Serdang yang dianggarkan pada TA 2023, Gabungan Kontraktor Kecil Terjolimi juga disoroti tentang kinerja Sekdakab Deli Serdang (Timor Tumanggor) selaku koordinator pengelolaan keuangan daerah.
Dalam hal ini, kepada HM Ali Yusuf Siregar selaku Bupati Deli Serdang definitive yang dilantik pada pada Jumat 8 Desember 2023 itu, Gabungan Kontraktor Kecil Terjolimi meminta agar mengusulkan kepada Presiden untuk memberhentikan Timor Tumanggor dari jabatannya sebagai Sekdakab Deli Serdang.
Selanjutnya, Jumat 5 April 2024 di Kantor bupati Deli Serdang Lubuk Pakam, bersama Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (AMPL) Deli Serdang (Arnol Manurung), seorang rekanan Deli Serdang (Sabrin, ST) kembali berunjuk rasa menuntut pembayaran proyek TA 2023 yang sudah selesai dikerjakan.
Dalam orasinya dengan menggunakan pengeras suara, Sabrin berteriak, “Pak Yusuf, bayarkan uang proyek kami. Dulu kau janji akan bayar pada bulan April. Sekarang sudah mau lebaran, belum juga kau bayar. Kau tak layak menjadi bupati, tidak memikirkan kami sebagai rekanan.”
Terkait itu, secara terpisah Arnold Manurung mengatakan Yusuf Siregar selaku Bupati Deli Serdang definitive telah berbohong.
Hal tersebut, tutur Arnold Manurung, dapat dilihat dari janji Yusuf Siregar selaku Bupati Deli Serdang definitive pada akhir tahun 2023 lalu yang berjanji akan membayar proyek pada bulan April 2024.
Namun, lanjut Ketua AMPL Deli Serdang itu, hingga kini (April 2024, red), di masa jabatannya sebagai Bupati Deli Serdang definitive itu tinggal menghitung hari, Yusuf Siregar belum juga membayar proyek tersebut kepada rekanan.
Selanjutnya, kepada wartawan Sabrin mengungkapkan, pihaknya akan menunggu sampai proyek mereka dibayarkan sebelum lebaran ini.
Untuk diketahui, dengan alas an Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak mencapai target, Pemkab Deli Serdang tidak mampu membayar sebahagian proyek yang ditenderkan maupun yang SPL. (red)
Editor/Publish : Antonius Siitanggang











