SATYA BHAKTI ONLINE | MEDAN – Kementerian Sosial Republik Indonesia menargetkan pembangunan 50 Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat marjinal.
Dari total tersebut, empat Sekolah Rakyat direncanakan akan dibangun di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Demikian terungkap saat Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Drs H Syaifullah Yusuf menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat dan Dialog Pilar-Pilar Sosial di Provinsi Sumut yang dihadiri Bupati dan Walikota se-Sumut, pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tagana dan lainnya.
Baca Juga :
Dilantik Jabat Kadisdik Sumut, Alexander Sinulingga Komit Berantas Pungli Oleh Pihak Sekolah

Saat itu, Jumat (11/4/2025) usai menghadiri Sosialisasi dan Koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, No.30, Medan itu, Mensos RI memastikan, ke empat Sekolah Rakyat di Sumut itu akan dioperasikan mulai tahun ini (2025) yang kesemuanya itu diharapkan bisa menerima murid baru pada pertengahan tahun 2025 ini.
Menurut Mensos RI itu, satu dari empat Sekolah Rakyat itu, akan dibangun di gedung milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).
“Sedangkan dua Sekolah Rakyat lainnya, akan dibangun di gedung milik Kementerian Sosial di Deliserdang dan satu lagi akan dibangun di gedung Kampus V Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) Tebing Tinggi,” tutur Mensos RI itu
Terkait itu, Mensos RI mengungkapkan, saat ini, pihaknya sedang mensimulasikan berapa kebutuhan anggaran untuk sekira kurang lebih 50 Sekolah Rakyat yang akan dibuka tahun ini di Indonesia.
“Kita sedang simulasi, kalau semisalnya 50 sekolah, butuh berapa siswa dan lain sebagainya. Jadi kita sedang melakukan simulasi, kita sedang menghitung secara nasional dan kita sedang proses nasionalisasi,” ungkap Mensos, pada sosialisasi dan koordinasi yang saat itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS.
Sebelumnya, menanggapi pembukaan Sekolah Rakyat di Sumut itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Afif Nasution menuturkan, Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota di Sumut, berkomitmen mendukung program Presiden, H Prabowo Subianto tersebut.
“Tentunya, kami pemerintah daerah di Sumut, akan terus membantu mengatasi kemiskinan sebagaimana cita-cita Pak Presiden, agar masyarakat miskin bisa senyum dan senang, agar anak mereka dapat pendidikan yang baik dan layak,” kata Gubsu.
Menurut Gubsu, Sekolah Rakyat merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar mendapat pendidikan yang berkualitas dengan menyediakan fasilitas yang baik bagi siswanya serta tempat tinggal di asrama selama menempuh pendidikan.














