Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Pangulu Nagori Purwodadi, Haryo Guntoro Ditangkap Sat.Reskrim Polres Simalungun

oleh -1,730 views
oleh
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Pangulu Nagori Purwodadi (kaos biru), Haryo Guntoro Ditangkap Sat.Reskrim Polres Simalungun
banner 1000x300

SATYA BHAKTI ONLINE | SIMALUNGUN – Diduga korupsi dana desa, mantan penghulu Nagori Purwodadi (Haryo Guntoro) ditangkap aparat Polres Simalungun dari Satuan Reserse Kriminal (Sat.Reskrim) Unit Tipikor.

Saat itu, Selasa, 23 April 2024, sekitar pukul 13.30 WIB, dengan dipimpin oleh Ipda Antnyus Hutahayan, SH, MH beserta anggota, Haryo Guntoro yang menjabat sebagai Panghulu Nagori Purwodadi dari 2016 hingga 2022 itu ditangkap dirumahnya di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun dengan beberapa barang bukti, termasuk peraturan dan laporan keuangan yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa.

Informasinya, Haryo Guntoro yang menjabat sebagai Panghulu Nagori Purwodadi dari 2016 hingga 2022 itu ditangkap  Selasa, 23 April 2024, sekitar pukul 13.30 WIB di rumahnya (Haryo Guntoro, red) di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Pangulu Nagori Purwodadi, Haryo Guntoro Ditangkap dan Diperiksa Sat.Reskrim Polres Simalungun
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Pangulu Nagori Purwodadi, Haryo Guntoro Ditangkap dan Diperiksa Sat.Reskrim Polres Simalungun

Kini, mantan Panghulu Nagori Purwodadi itu harus menjalani proses hukum dan dihadapkan pada tuntutan hukum seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara, sesuai dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 UU No.31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

banner 1000x300

Adapun terduga pelaku Haryo Guntoro kini sedang berlangsung  pemeriksaan lebih mendalam terhadap dan penyusunan berkas kasus untuk diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam hal ini, sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pejabat lokal dan masyarakat, dengan jumlah total saksi yang diperiksa mencapai 37 orang.

Atas penangkapan terduga korupsi dana desa Nagori Purwodadi (Haryo Guntoro, red) itu, para warga Nagori Purwodadi mengharapkan keadilan dapat ditegakkan dan transparansi pengelolaan dana desa dapat lebih ditingkatkan.

Sementara itu, Rabu 24 April 2024, kepada wartawan, Kasat Reskrim Polres Simalungun (AKP Ghulam Yanuar Lutfi, STK, SIK, MH menggarisbawahi bahwa penangkapan mantan Penghulu Nagori Purwodadi itu merupakan wujud komitmen kepolisian dalam memberantas korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa.

banner 1000x200

Menurut Kasat Reskrim Polres Simalungun itu, tindakan dalam memberantas korupsi itu, sejalan dengan arahan Polda Sumut dan prioritas kepolisian dalam memerangi korupsi, sebagai upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

“Kami tidak akan berkompromi dengan tindakan korupsi yang merugikan masyarakat dan negara. Penangkapan ini merupakan salah satu dari serangkaian upaya kami untuk membersihkan pengelolaan dana desa dari praktik-praktik koruptif,” tegas AKP Ghulam.

Untuk memastikan dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan Nagori Purwodadi dan kesejahteraan masyarakatnya benar-benar terlaksana sesuai dengan peruntukannya, AKP Ghulam Yanuar Lutfi menambahkan, pihaknya akan kami menindaklanjuti kasus korupsi yang diduga dilakukan mantan Penghulu Nagori Purwodadi itu dengan penuh ketelitian dan keadilan.

Selanjutnya, AKP Ghulam Yanuar Lutfi mengungkapkan, investigasi terus dilakukan secara mendalam dengan memeriksa semua pihak yang terlibat, serta menelaah semua dokumen dan bukti yang terkait.

banner 1000x300
Bagikan ke :