Hujan dengan intensitas sedang, ungkap Putri Afriza, dapat terjadi Humbang Hasundutan, Karo, Samosir, Simalungun, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan dan sekitarnya.
“Waspada hujan ringan hingga sedang yang terjadi dengan durasi lama di pegunungan, lereng timur, lereng barat dan pantai barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis berupa longsor dan juga banjir,” ungkapnya lagi
Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan (Indah Riandiny) mengatakan, sejumlah perairan Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 Meter 4 hingga 6 Januari 2026.
Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan itu, kondisi gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di Perairan Barat Kepulauan Batu, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias, dan Perairan Timur Kepulauan Nias.
Pola angin di wilayah Sumatera bagian Utara, ungkap Indah Riandiny, umumnya bergerak dari Tenggara hingga Timur Laut dengan kecepatan 6 sampai 26 knot. (red)
Editor/Publish : Antonius Sitanggang
Renungan :
“Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar.” – Dee Lestari













