SATYA BHAKTI ONLINE | MANDAILING NATAL — Begini ceritanya……….
Tanggul Sungai Batang Angkola yang jebol akibat bencana alam beberapa waktu lalu, kini mulai diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Kerusakan tanggul yang disebabkan oleh derasnya arus sungai saat hujan ekstrem itu, telah mengancam permukiman dan lahan pertanian warga.
Dalam hal ini, sekurangnya seluas 250 hektar areal persawahan/pertanian milik masyarakat di Desa Bonandolok, Lumban Pinasa, Huraba, Tangga Bosi dan Desa Muara Batang Angkola, terendam banjir.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat turun langsung ke lokasi untuk melakukan perbaikan darurat dengan semangat gotong royong.
Sejak pagi hari, tampak masyarakat bahu-membahu mengangkut batu, pasir, dan karung tanah guna menutup bagian tanggul yang jebol, demi mencegah banjir susulan.
Adapun aksi ini merupakan bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan bersama.
“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama karena ancaman banjir masih sangat tinggi. Gotong royong ini adalah langkah awal sambil menunggu perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah,” ujarnya.













