Warga Tuntut Tindak Lanjut Pemerintah Sebelum Menelan Korban
SATYA BHAKTI ONLINE | TANJUNG MORAWA (DELI SERDANG) — Untuk kesekian kalinya, warga di Dusun 3, Desa Tanjung Morawa-B, Kacamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kembali harus berjuang menghadapi banjir yang melanda kawasan permukiman mereka.
Kali ini, Senin 19/05/2025 sekira pukul 15 WIB hujan yang turun sekira satu jam lamanya itu, mengakibatkan genangan air hingga hampir setinggi pinggang orang dewasa merendam rumah, akses jalan, dan fasilitas umum.
Namun di tengah kepanikan warga, Kepala Desa Tanjung Morawa-B (Nazarianti) justru menjadi sorotan karena memilih bungkam saat dimintai keterangan oleh wartawan terkait penanganan banjir ini.
Baca Juga :
Padahal, warga sudah ketakutan rumahnya akan tenggelam, sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Tanjung Morawa-B (Nazarianti) pun tak membuahkan hasil.

Saat dimintai komentarnya melalui pesan WhatsApp (WA), sang kades (Nazarianti) yang sebelumnya menjabat anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Tanjung Morawa-B itu enggan memberikan keterangan apapun kepada awak media.
Sikap tersebut menuai kecaman dari sejumlah warga dan tokoh masyarakat yang merasa diabaikan.
“Saat warga butuh perhatian dan kepedulian, pemimpinnya malah menghindar. Ini bukan kali pertama beliau diam saat warga mengalami musibah,” kata beberapa warga setempat.
Warga berharap ada perhatian lebih serius, bukan hanya dari pemerintah desa, tetapi juga dari pemerintah kecamatan dan kabupaten, agar penanganan banjir tidak terus berulang tanpa solusi nyata.
Warga Tuntut Tindak Lanjut Pemerintah Sebelum Menelan Korban
Untuk diketahui, warga Dusun 3, Desa Tanjung Morawa B yang kembali dilanda banjir itu, menuntut tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Pemerintah Kecamatan Tamora dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Morawa B.
Dalam hal ini, warga berharap pemerintah yakni, Pemdes Tanjung Morawa B, Pemerintah Kecamatan Tamora dan Pemkab Deli Serdang segera ada tindak lanjut agar banjir tidak terjadi berulang-ulang.
“Kalau bisa secepatnya pihak-pihak terkait mengambil langkah penanganan, warga sudah lama menunggu,” ungkap warga
Terkait banjir yang sudah berulangkali terjadi itu, warga mengungkapkan, hal tersebut sudah diketahui semua pihak yang ada di Kabupaten Deli Serdang.














