Tidak Ikuti Test Wawancara, Seorang Calon PKD Pulo Bandring Lolos Verifikasi Dan Dinyatakan Lulus

oleh -1,021 views
oleh
Tidak Ikuti Test Wawancara, Seorang Calon PKD Pulo Bandring Lolos Verifikasi Dan Dinyatakan Lulus
Tidak Ikuti Test Wawancara, Seorang Calon PKD Pulo Bandring Lolos Verifikasi Dan Dinyatakan Lulus
banner 1000x300

SATYA BHAKTI ONLINE | ASAHAN – Diduga tidak mengikuti test wawancara, seorang calon PKD Panwaslu Kelurahan/Desa) di Desa Pulo Bandring lolos verifikasi dan dinyatakan lulus.

Padahal, sebagaimana diatur Pasal 110 UU No 17 Tahun 2017 jelas dinyatakan bahwa dalam perekrutan PKD, Panwas Kecamatan harus terlebih dahulu melakukan penelitian berkas setiap calon PKD.

Setelah dilakukan penelitian dan verifikasi berkas maka masuk tahap menentukan, yaitu wawancara.

Dan setiap calon PKD harus mengikuti tahap wawancara.

banner 1000x300

Menanggapi itu, melalui pesan WhatsApp (WA), Sumi (54), Ketua Panwas Kecamatan Pulo Bandring, menyatakan, pihaknya (Panwas Kecamatan Pulo Bandring, red) sudah mengikuti tahapan demi tahapan sesuai dengan petunjuk teknis dari Bawaslu Asahan dalam perekrutan Pengawas Desa Pulo Bandring.

Sementara itu, saat Suwanda (48), seorang calon PKD dari Desa Tanah Rakyat, Kecamatan Pulo Bandring bercerita soal proses perekrutan untuk menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Umum di Kelurahan/Desa yang selanjutnya disebut PKD itu diketahui, selain lolos verifikasi serta dinyatakan lulus, seorang calon PKD Pulo Bandring yang tidak mengikuti test wawancara itu, akan dilantik menjadi PKD di Desa Pulo Banding.

Menurut Suwanda, seorang calon Panwaslu di Desa Pulobandring yang tidak mengikuti test wawancara dan lolos verifikasi serta dinyatakan lulus itu, bernama Adi Iwan.

Dalam hal ini, Suwanda mengungkapkan, Adi Iwan tidak mengikuti tes wawancara itu dikarenakan Adi Iwan melihat istrinya (Adi Iwan, red) operasi di salah satu rumah sakit di Medan.

banner 1000x200

Menanggapi itu, secara terpisah, Dariono (56), mantan Ketua Panwaslu Kecamatan Pulobandring  pada Pemilu Pilpres dan legislatif 2024 mengungkapkan, setiap calon Pengawas Desa maupun kelurahan harus menjalani beberapa tahap administrasi.

Menurut Dariono, setelah semua berkas administrasi dinyatakan lulus, para calon Pengawas Desa maupun kelurahan juga harus mengikuti dan lulus di tahap akhir, yakni wawancara.

banner 1000x300
Bagikan ke :