Amankan Preman Bermodus Ormas, Pemilik Toko Ucapkan Terimakasih Buat Tim Subsatgas Polda Sumut

oleh -663 views
oleh
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, Tidak Ada Ruang Bagi Para Pelaku Premanisme
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, Tidak Ada Ruang Bagi Para Pelaku Premanisme. (FOTO : SBO/Istimewa(
banner 1000x300

Kemudian, petugas yang sudah bersiaga di lokasi langsung melakukan penindakan.

Terduga pelaku sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Namun,  terduga pelaku itu berhasil diamankan.

Selain itu, petugas menyita barang bukti berupa uang tunai Rp.40.000 dari kedua terduga pelaku itu.

banner 1000x300

Saat diamankan, kedua terduga pelaku itu tidak kooperatif dan tidak dapat menunjukkan identitas diri.

Walaupun begitu, kedua pelaku yang diamankan itu diketahui bernama Masdi Ginting (49), warga Partumbukan, Kecamatan Galang, dan Togu Ferdinan Hasibuan (45), warga Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Atas kinerja aparat kepolisian yang telah mengamankan kedua terduga itu, salah seorang pemilik toko mengaku lega dan bersyukur atas kehadiran aparat kepolisian.

“Kami sudah lama resah dengan ulah mereka (terduga pelaku). Datang minta uang, katanya untuk ormas. Syukur Alhamdulillah sekarang mereka diamankan. Terima kasih banyak buat Tim Subsatgas Polda Sumut yang sudah cepat bertindak,” ujar pemilik toko itu.

banner 1000x200

Sedangkan penanggung jawab Toko “Megah Bangun Abadi” menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari Polda Sumut.

“Terima kasih, Pak, atas respon cepat dari Polda Sumatera Utara melakukan penindakan terhadap pelaku premanisme pungli berkedok ormas SPSI yang sering melakukan pemerasan di toko kami. Saya berharap penindakan premanisme yang meresahkan seperti ini terus digerakkan,” ucap penanggung jawab Toko “Megah Bangun Abadi” itu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut (Kombes Pol Ferry Walintukan) menuturkan, penindakan ini merupakan komitmen Polda Sumut dalam memberantas praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Ini adalah bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Toba 2025. Kami tidak akan memberi ruang bagi premanisme, apalagi yang berkedok ormas dan memanfaatkan kekerasan atau intimidasi di ruang publik,” tegas juru bicara Polda Sumut itu.

Menurut juru bicara Polda Sumut itu, Operasi Pekat Toba 2025 akan berlangsung hingga 21 Mei mendatang.

Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, Polda Sumut dan seluruh polres jajaran gencar melakukan patroli, razia, hingga penindakan hukum terhadap pelaku premanisme, pungli, dan kejahatan jalanan lainnya.

Menurut juru bicara Polda Sumut itu, kepolisian tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme di wilayah hukum Sumatera Utara.

“Kegiatan pemerasan dengan mengatasnamakan ormas adalah bentuk pelanggaran hukum yang akan ditindak tegas. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aksi-aksi yang merugikan masyarakat. Tidak ada toleransi bagi premanisme dalam bentuk apapun,” tegas juru bicara Polda Sumut itu.

Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Sumut, juru bicra Polda Sumut menegaskan untuk tidak takut melapor jika mengalami pemerasan atau intimidasi, terutama yang berkedok ormas atau lembaga tertentu.

“Polda Sumut berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan warga, khususnya para pelaku usaha yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” pungkas juru bicara Polda Sumut itu. (red)

Editor/Publish : Antonius Sitanggang

Renungan :

“Dengan memiliki tujuan hidup, kamu akan menghapus masa lalu, mengubah masa kini, dan menata masa depan.”

banner 1000x300
Bagikan ke :